Makassar, Wartana.com – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi menutup rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar di Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, pada Rabu (18/3/2026). Kunjungan ini, yang turut dihadiri jajaran Pemkot dan Ketua TP PKK Melinda Aksa, menandai berakhirnya kegiatan Safari Ramadan yang telah berlangsung hampir sebulan penuh, dengan fokus pada pemerataan pelayanan dan silaturahmi hingga wilayah kepulauan.
Rombongan tiba di pulau sekitar pukul 17.20 WITA dan disambut antusias oleh masyarakat setempat. Kegiatan diawali dengan buka puasa bersama warga Pulau Barrang Lompo, dilanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah. Sejumlah pejabat penting turut hadir, termasuk Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Asisten II Pemkot Makassar, serta kepala dinas dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti BPBD, Ketahanan Pangan, Perindustrian dan Perdagangan, Pekerjaan Umum, Komunikasi dan Informatika, hingga Kesehatan dan Pendidikan.
Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menjelaskan bahwa penutupan Safari Ramadan di wilayah kepulauan ini merupakan simbol komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang merata ke seluruh wilayah. “Ini adalah Safari Ramadan terakhir yang kita laksanakan selama sebulan penuh, dan kita tutup di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang,” ujarnya. Ia menambahkan, kehadiran banyak kepala SKPD dalam kunjungan tersebut menegaskan keseriusan pemerintah dalam memastikan jangkauan pelayanan menyeluruh.
Selain silaturahmi dan ibadah bersama, kunjungan ini juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat. Pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan pihak swasta melalui program Bosowa Peduli menyerahkan paket pangan Ramadan. Bantuan pangan juga disalurkan dari Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan, sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan warga selama bulan suci. “Kehadiran kami beserta jajaran di Pulau Barrang Lompo menjadi simbol bahwa pelayanan dan perhatian pemerintah tidak berhenti di wilayah daratan, melainkan menjangkau hingga ke pulau-pulau,” tutur Munafri.
Munafri menegaskan bahwa esensi utama dari Safari Ramadan adalah bagaimana pemerintah dapat hadir di tengah masyarakat, melihat langsung kondisi yang ada, serta membangun silaturahmi dan ukhuwah yang kuat. Ia juga memberikan penekanan khusus kepada jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan. “Untuk Pak Camat, Pak Lurah, dan seluruh jajaran di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, tidak ada alasan lagi untuk tidak memberikan perhatian kepada masyarakat di pulau ini. Beberapa kepala dinas sengaja saya ajak hadir agar bisa melihat langsung kondisi di lapangan,” pungkasnya.









