Banjir Makassar, BPBD Kerahkan Tim Reaksi Cepat, Evakuasi Warga di Tengah Guyuran Hujan

MAKASSAR – HUJAN dengan intensitas ringan yang mengguyur Kota Makassar sejak dini hari berubah menjadi ancaman.

Sejumlah wilayah di kota ini terendam banjir dan genangan air, memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) guna melakukan evakuasi, pemantauan intensif, dan pertolongan bagi warga terdampak.

Berdasarkan laporan dari Posko BPBD yang dirilis pada pukul 06.10 hingga 07.00 WITA, sedikitnya ada lima titik kritis yang terpantau mengalami kenaikan debit air.

Situasi paling parah terjadi di Jl. Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, di mana ketinggian air mencapai ±100 cm atau satu meter, merendam pemukiman padat penduduk.

Selain Sermani, sejumlah ruas jalan dan kompleks pemukiman juga tak luput dari genangan. Di Kompleks Kodam III (Kotipa XVI–XII), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, ketinggian air bervariasi antara 0–30 cm, menyebabkan akses kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

Sementara itu, genangan setinggi 0–20 cm dilaporkan terjadi di Jl. Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala, yang meski masih bisa dilalui kendaraan, tetap diimbau untuk waspada.

Tidak hanya di pemukiman, wilayah Kelurahan Kapasa RW 6 juga terendam dengan ketinggian air mencapai ±30 cm.

Titik rawan lainnya, Terowongan Rappokalling, menjadi perhatian khusus dengan genangan ±40 cm yang diawasi ketat untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar M. Fadly menegaskan bahwa seluruh personel TRC telah dikerahkan dan disebar di titik-titik terdampak. Operasi lapangan difokuskan pada keselamatan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *