Jakarta, Wartana.com – Kementerian Agama (Kemenag) RI hari ini, Selasa (17/2/2026), menggelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta Pusat. Sidang ini bertujuan untuk menetapkan secara resmi dimulainya bulan suci Ramadhan bagi umat Islam di Indonesia, menyusul penetapan awal puasa oleh Muhammadiyah yang jatuh pada Rabu (18/2).
Dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, sidang isbat ini akan melalui tiga tahapan krusial. Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag, Abu Rokh Mad, menjelaskan tahapan tersebut meliputi pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi (hisab), dilanjutkan dengan verifikasi hasil rukyatul hilal dari 96 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia, serta diakhiri dengan musyawarah dan pengambilan keputusan. Metode yang digunakan adalah integrasi hisab dan rukyat, sesuai dengan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004.
Pentingnya sidang ini tercermin dari kehadiran berbagai pihak terkait, seperti perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, Kedutaan Besar negara-negara Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ahli falak, perwakilan DPR RI, serta Mahkamah Agung. Turut hadir pula perwakilan dari Badan Informasi Geospasial (BIG), BRIN, Observatorium Bosscha ITB, Planetarium Jakarta, dan pondok pesantren. “Sidang isbat adalah wujud komitmen negara dalam memfasilitasi penentuan hari-hari besar keagamaan secara transparan dan akuntabel, melibatkan berbagai elemen masyarakat dan keilmuan,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam pembukaan sidang.
Sebagai langkah penguatan regulasi, tahun ini Kemenag juga akan menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) yang akan menjadi dasar hukum pelaksanaan Sidang Isbat, memberikan pijakan yang lebih kuat dalam penetapan hari-hari besar keagamaan.
Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab hakiki Majelis Tarjih dan Tajdid yang berpedoman pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Keputusan ini memberikan gambaran awal bagi sebagian umat Islam di Indonesia mengenai dimulainya ibadah puasa.
Pengumuman hasil akhir penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah oleh Kementerian Agama dijadwalkan pada malam ini, Selasa (17/2/2026), sekitar pukul 19.05 WIB atau disesuaikan dengan zona waktu masing-masing daerah, yaitu 20.05 WITA dan 21.05 WIT. Keputusan ini akan menjadi panduan resmi bagi seluruh umat Islam di Indonesia untuk memulai ibadah puasa Ramadhan.









