Usman Marham Ungkap Peran Kunci Muhidin di Balik Suksesnya Musda Golkar Sulsel

Usman Marham Ungkap Peran Kunci Muhidin di Balik Suksesnya Musda Golkar Sulsel

Makassar, Wartana.com – Ketua DPD II Golkar Pinrang, Usman Marham, mengungkapkan peran signifikan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhidin M. Said, di balik kesuksesan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Golkar Sulsel. Pernyataan ini disampaikan Usman Marham setelah mengantar Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia bersama jajaran pengurus DPP pulang melalui Bandara Makassar pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Pengantaran tersebut dilakukan usai Musda Golkar Sulsel yang menghasilkan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel periode 2026–2031. Bahlil Lahadalia didampingi Sekretaris Jenderal DPP Golkar Sarmuji, Bendahara Umum DPP Golkar Sari Yuliati, serta sejumlah pengurus DPP Golkar lainnya. Menurut Usman, kehadiran langsung jajaran elite Partai Golkar ini menunjukkan perhatian besar DPP Golkar terhadap konsolidasi organisasi di daerah. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ketua Umum Bahlil yang telah memberikan atensi dengan hadir di Musda Golkar Sulsel, begitu pula kepada Pak Sekjen Sarmuji dan Ibu Bendum Sari beserta jajaran pengurus DPP lainnya,” ujar Usman pada Minggu, 19 Juli 2026.

Di tengah momen pengantaran kepulangan para petinggi DPP tersebut, Usman secara khusus memberikan apresiasi kepada Muhidin M. Said. Ia menyebut Muhidin sebagai “lokomotif” yang berhasil mengawal seluruh tahapan Musda hingga berjalan lancar dan mencapai tujuannya. “Saya mengapresiasi Plt Ketua Golkar Sulsel Kanda Muhidin. Dengan kepemimpinan yang cakap, beliau berhasil mengawal Musda ini dengan sukses,” tambahnya.

Keberhasilan penyelenggaraan Musda Golkar Sulsel di Makassar ini, menurut Usman, merupakan catatan penting. Pasalnya, setelah hampir satu dekade, forum tertinggi partai di tingkat provinsi tersebut akhirnya kembali digelar di Sulsel, tidak lagi di Jakarta seperti pada periode sebelumnya. Momentum ini sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang menegaskan pentingnya Musda sebagai bagian dari penguatan konsolidasi organisasi di daerah. “Pak Ketum Bahlil mengarahkan agar Musda dimaknai sebagai bagian dari platform konsolidasi dan harus dilaksanakan di Sulsel, bukan di Jakarta,” jelas Usman.

Usman menilai keberhasilan Muhidin tidak terlepas dari rangkaian konsolidasi yang dilakukan di tiga daerah pemilihan (dapil) di Sulsel sebelum Musda digelar. Konsolidasi tersebut dinilai memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi organisasi sekaligus menjadi fondasi bagi lahirnya kepemimpinan baru di tubuh Golkar Sulsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *