Pemprov Sulsel percepat pengerjaan enam paket jalan proyek multi years untuk perkuat konektivitas wilayah

Pemprov Sulsel percepat pengerjaan enam paket jalan proyek multi years untuk perkuat konektivitas wilayah
Screenshot

MAKASSAR, Wartana.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tengah melakukan percepatan pengerjaan pada sejumlah ruas jalan strategis yang terhimpun dalam program Multi Years Project (MYP). Pembangunan infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah tersebut saat ini sedang berjalan secara bertahap melalui enam paket pekerjaan utama dengan penyesuaian metode konstruksi di setiap titiknya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ihsan, menjelaskan bahwa teknis penanganan pada setiap ruas jalan dilakukan berdasarkan karakteristik lapangan dan hasil kajian teknis. Hal ini bertujuan agar setiap pembangunan memberikan hasil yang optimal dan memiliki daya tahan jangka panjang sesuai kebutuhan mobilitas di area tersebut.

“Pemilihan jenis konstruksi disesuaikan dengan kondisi lapangan dan hasil kajian teknis agar pembangunan lebih efektif dan efisien dalam jangka panjang,” ujar Andi Ihsan di Makassar, Selasa (15/9/2026). Selain pengaspalan dan beton, proyek ini juga mencakup pembangunan fasilitas pendukung seperti trotoar selebar 2,5 meter dan sistem drainase berdiameter 1,2 meter untuk mengatur elevasi aliran air menuju kanal utama.

Secara rinci, enam paket pekerjaan tersebut mencakup berbagai wilayah strategis. Paket 1 meliputi ruas Batas Gowa-Tondong, Tanete-Tanaberu, serta penanganan khusus di Jalan Hertasning dan Jalan Aroepala Makassar. Paket 2 dan 3 difokuskan pada pengembalian kondisi jalan dan pembangunan bahu jalan beton di wilayah Pallangga, Galesong, hingga perbatasan Soppeng-Sidrap. Sementara itu, Paket 4 hingga Paket 6 menyasar wilayah Wajo, Bone, hingga kawasan perkotaan melalui pelapisan aspal dan pelebaran jalan.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, menambahkan bahwa program MYP ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Peningkatan kualitas jalan diharapkan mampu memangkas waktu tempuh dan menjamin keselamatan pengguna jalan di titik-titik yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.

“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal sehingga kondisinya menjadi lebih baik dan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan,” kata Rosyadi. Seluruh rangkaian pengerjaan ini diproyeksikan selesai sesuai jadwal guna mendukung kelancaran distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat di seluruh Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *