Makassar, Wartana.com – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat secara resmi membuka Karebosi Ramadan Fair 2026. Acara ini berlangsung di kawasan Kanre-Rong, Lapangan Karebosi, pada Jumat lalu, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas dan dampak ekonomi UMKM lokal.
Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan bahwa UMKM merupakan fondasi fundamental bagi perekonomian kota. Oleh karena itu, ia mendorong setiap peserta pameran (tenant) yang terlibat dalam kegiatan tersebut untuk memiliki diferensiasi produk, perencanaan usaha yang matang, serta menjaga standar higienitas yang baik. “Saya ingin setiap tenant memiliki diferensiasi produk, perencanaan yang tepat, serta standar higienitas yang baik agar kegiatan ini benar-benar berdampak pada peningkatan omzet dan pendapatan,” ujar Munafri.
Menurut Munafri, pelaksanaan Karebosi Ramadan Fair tidak hanya boleh sekadar menjadi ajang keramaian tahunan. Pemerintah Kota Makassar menginginkan adanya hasil konkret yang dapat dirasakan langsung oleh para pelaku usaha. Ia menekankan pentingnya mencapai tujuan yang lebih dari sekadar jumlah pengunjung. “Yang kita kejar bukan hanya ramainya pengunjung, tetapi hasil konkret bagi pelaku UMKM. Harus ada peningkatan omzet dan pendapatan,” tegasnya.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Pemerintah Kota Makassar berencana untuk terus memperkuat ekosistem UMKM. Langkah-langkah yang akan diambil meliputi proses kurasi yang lebih selektif, peningkatan literasi digital bagi pelaku usaha, serta kolaborasi lintas sektor. Upaya ini diharapkan dapat menjadikan Karebosi Ramadan Fair sebagai agenda strategis yang terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat Makassar.








