MAKASSAR – PASAR penerbangan di kawasan Indonesia Timur bakal semakin panas. AirAsia resmi menggeber ekspansi besar-besaran dengan menjadikan Makassar sebagai hub strategis, membuka empat rute baru sekaligus dengan frekuensi mencapai 21 kali terbang per minggu.
Langkah agresif ini diumumkan pada Selasa (24/2/2026) dan akan mulai beroperasi pada 7 Maret 2026. Tak tanggung-tanggung, rute Surabaya–Makassar akan dilayani tiga kali sehari atau 21 kali seminggu.
Bukan hanya itu, AirAsia juga menyiapkan rute Makassar–Kendari dua kali sehari, Makassar–Palu dua kali sehari, serta Makassar–Luwuk satu kali sehari.
Total, ada delapan penguatan rute yang menjadikan Makassar sebagai simpul penghubung utama di Kawasan Timur Indonesia.
Eddy Krismeidi Soemawilaga, Head of Indonesia Affairs and Policy di AirAsia Indonesia, mengungkapkan alasan strategis di balik ekspansi ini.
“Pertimbangan utama AirAsia membuka ini karena memang pasar Sulawesi selama ini belum tergarap. Potensinya sangat besar, makanya kami langsung masuk dengan 4 rute domestik dari Makassar. Total frekuensi hampir 8 kali sehari,” ujar Eddy kepada awak media.
Menurutnya, langkah ini adalah bentuk keseriusan AirAsia untuk membuka aksesibilitas di Sulawesi khususnya, dan Indonesia Timur pada umumnya.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus E.T. Gandeguai, menyambut antusias langkah AirAsia. Ia menegaskan bahwa bandara kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan ini sudah siap dari sisi infrastruktur.
“Kapasitas kami kini meningkat signifikan, dari 7 juta penumpang per tahun menjadi 15 juta penumpang per tahun. Luas terminal juga bertambah dari 55 ribu meter persegi menjadi 61 ribu meter persegi,” jelas Minggus.
Ia menambahkan bahwa kehadiran AirAsia di Makassar bukan hanya untuk rute domestik, tetapi membuka peluang konektivitas internasional.
“Kami berharap AirAsia bisa menjadikan Makassar home base. Sekarang dari Barat sudah ada, Intra Sulawesi sudah ada. Kita berharap rute dari Timur dan Selatan juga bisa dilayani. Ini akan mengoneksikan objek wisata Makassar dengan Kuala Lumpur atau Bali,” harapnya.
Menariknya, pembukaan rute ini bertepatan dengan momen mudik Lebaran 2026. Minggus memastikan hadirnya AirAsia akan menciptakan persaingan harga yang sehat.
“Ini momen yang sangat membanggakan. Masuk pas momen Lebaran, pasti harga tiket akan lebih bersaing. Kami sebagai pengelola bandara juga memberikan subsidi sesuai arahan pemerintah. Libur panjang pasti akan dimanfaatkan masyarakat untuk mudik atau berwisata,” ujarnya. []











