Responsif Kerja Cerdas SEGERA - PDAM

Pelindo Perkuat Poros Logistik Indonesia Timur

MAKASSAR – PEMERINTAH Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mendorong kolaborasi masif antara pelaku usaha, BUMN, dan pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Dalam forum strategis, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 ditunjuk sebagai mitra kunci untuk memperkuat konektivitas logistik yang menjadi urat nadi pemerataan ekonomi.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pun mengapresiasi kontribusi strategis PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dalam membangun konektivitas logistik yang lebih efisien dan kompetitif.

Apresiasi ini menegaskan peran Pelindo sebagai penggerak utama dalam memangkas biaya logistik dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha di Indonesia Timur.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dalam Rapat Kerja & Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulsel 2025, Senin (10/11/2025).

“Konektivitas logistik adalah penentu kemajuan ekonomi Sulsel dan KTI. Kami menyambut baik sinergi erat antara sektor publik dan dunia usaha, dengan Pelindo sebagai mitra penting dalam memperlancar distribusi barang dan meningkatkan layanan pelabuhan,” tegas Jufri Rahman di Claro Hotel Makassar.

Sebagai narasumber kunci, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, memaparkan strategi perusahaan dalam mentransformasi sektor logistik. Ia menekankan, peran Pelindo tidak hanya sekadar mengelola pelabuhan, tetapi sebagai penghubung sentral titik-titik ekonomi di KTI.

“Melalui pengelolaan pelabuhan terintegrasi dan peningkatan infrastruktur, kami berkomitmen menciptakan sistem logistik yang lebih efisien, berdaya saing tinggi, dan pada ujungnya mampu menurunkan biaya logistik nasional,” jelas Abdul Azis.

Lebih lanjut, Azis menegaskan bahwa logistik yang tangguh adalah fondasi pemerataan ekonomi. “Konektivitas yang kuat bukan hanya tentang kelancaran arus barang, tapi tentang menyatukan Indonesia dari barat hingga timur. Untuk itu, Pelindo akan terus memperkuat sinergi segitiga antara Pemerintah, BUMN, dan pelaku usaha,” tambahnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui langkah-langkah konkret, seperti optimalisasi layanan pelabuhan, digitalisasi sistem secara menyeluruh, dan peningkatan konektivitas antar-pelabuhan untuk memastikan arus distribusi barang menjadi lebih cepat dan murah.

Partisipasi aktif Pelindo Regional 4 dalam forum APINDO ini menjadi bukti nyata komitmennya untuk menjadi katalisator pertumbuhan.

Kolaborasi multipihak ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak terciptanya sistem logistik nasional yang terintegrasi, demi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kawasan Timur Indonesia.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *