Prof. Jamaluddin Jompa Dilantik Kembali Sebagai Rektor Universitas Hasanuddin

MAKASSAR, WARTANA – Prof Jamaluddin Jompa kembali terpilih sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030 setelah meraih dukungan hampir mutlak dalam pemungutan suara Majelis Wali Amanat (MWA).

Dalam Rapat Terbuka Luar Biasa MWA yang digelar di Kampus Unhas Jakarta, Rabu (14/1/2026), Prof Jamaluddin Jompa — akrab disapa Prof JJ — mengantongi 23 dari total 24 suara atau 95,83 persen. Sementara itu, Prof Budu memperoleh satu suara, dan Prof Sukardi Weda tidak mendapatkan suara.

Dalam sambutan perdananya sebagai rektor terpilih, Prof JJ menegaskan bahwa hasil pemilihan tersebut bukanlah kemenangan individu, melainkan kemenangan seluruh keluarga besar Universitas Hasanuddin.

“Saya menganggap ini bukan kemenangan pribadi. Ini adalah kemenangan Universitas Hasanuddin, kemenangan seluruh keluarga besar Unhas yang telah berkontribusi di tempatnya masing-masing,” ujar Prof JJ.

Ia menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pimpinan serta anggota MWA atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.

“Kepercayaan ini tentu tidak lepas dari apa yang telah kita lakukan bersama selama ini. Tanpa dukungan Bapak dan Ibu semua, mustahil capaian-capaian itu bisa diraih,” lanjutnya.

Prof JJ juga mengajak sivitas akademika Unhas untuk tetap menjaga kekompakan dan melanjutkan program-program yang telah dirumuskan dalam visi dan misi kepemimpinannya.

“Mari kita lanjutkan kebersamaan ini. Tidak boleh mundur dan tidak boleh surut. Dinamika yang terjadi dalam proses pemilihan harus kita maknai sebagai bagian dari pendewasaan dan penguatan kepemimpinan,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa proses tersebut tidak selalu mudah, namun menjadi sarana pembelajaran bagi semua pihak.

“Saya pun manusia biasa yang kadang merasa berat, tetapi ini adalah cara kita menguji seorang pemimpin,” katanya.

Prof JJ secara khusus menyampaikan apresiasi kepada para kandidat rektor lainnya.

“Saya berterima kasih kepada seluruh calon rektor. Tanpa tantangan dan kritik, saya tidak akan menjadi calon rektor yang lebih baik,” ucapnya.

Ke depan, Prof JJ menegaskan komitmennya membawa Universitas Hasanuddin tidak hanya menjadi kampus unggulan di Indonesia Timur, tetapi juga masuk jajaran universitas terbaik secara nasional.

“Kami tidak lagi ingin disebut terbaik di kawasan timur saja. Insyaallah, Unhas ingin menjadi top university Indonesia, sejajar dengan universitas terbaik di negeri ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *