Kolak Tanpa Santan, Takjil Sehat Rendah Lemak

Kolak menjadi salah satu takjil favorit di bulan Ramadan. Kudapan ini merupakan makanan penutup tradisional yang berisi pisang, ubi, singkong, kolang-kaling, atau labu. Bahan-bahan tersebut kemudian direbus dalam kuah santan dan gula merah.

Supaya aromanya makin kuat tak jarang, kolak ditambahkan daun pandan atau rempah-rempah seperti kayu manis. sajian ini biasanya disantap saat buka puasa karena kandungan gula dan karbohidratnya mampu memberikan energi setelah berpuasa sepanjang hari.

Kolak biasanya ditambahkan santan supaya rasanya sedikit lebih gurih. Santan berasal dari parutan daging kelapa tua yang diperas dan disaring. Air perasan dan saringan tersebut berwarna putih, dikenal sebagai santan.

Mengutip USDA, santan kelapa mengandung tiga nutrisi utama, yaitu lemak sebesar 33.80 persen, protein sebesar 6.10 persen, serta karbohidrat sebesar 5.60 persen. Penambahan santan dalam makanan dapat menambah cita rasa karena kandungan lemaknya yang tinggi.

Sayangnya, banyak orang yang memilih untuk mengurangi konsumsi santan karena beberapa alasan terkait kesehatan. Santan memiliki kandungan lemak yang tinggi sehingga cenderung sulit dicerna oleh lambung. Selain itu, pengidap penyakit jantung koroner dan kolesterol juga disarankan untuk mengurangi konsumsi santan.

Tidak heran banyak orang yang mulai mencari alternatif pengganti santan saat ingin membuat kolak. Alternatif pengganti santan yang sama lezatnya adalah susu atau krimer. Terlebih, kandungan kalsium dan zat besi pada susu, baik untuk pertumbuhan anak.

Kuah kolak tanpa santan dapat menggunakan campuran susu segar, krimer. Penting sekali menambahkan krimer untuk menambahkan kekentalan, supaya kolak lebih manis, gurih, dan creamy. Rasio takaran pengganti santan ini, bisa 75 persen susu segar dan 25 persen krim.

Nah Kamu, yuk simak cara membuat kolak tanpa santan. Siapkan bahan-bahan dan ikuti langkah-langkah membuatnya.

Resep Kolak Tanpa Santan

Bahan-bahan:

  • Pisang
  • Ubi
  • 4-5 sdm gula aren
  • 1 lembar daun pandan
  • Kolang kaling
  • 1/3 sdt garam
  • 1 gelas susu
  • Krimer

Cara Membuat:

  1. Siapkan panci dan rebus 1 liter air sampai mendidih
  2. Potong ubi kotak-kotak, lalu iris pisang dengan bentuk miring
  3. Masukkan ubi di air yang sudah mendidih, sebaiknya ubi yang dimasukkan pertama kali karena matangnya lebih lama
  4. Masukkan kolang-kaling lalu aduk rata
  5. Bersihkan selembar daun pandan lalu diikat simpul dan masukkan ke panci
  6. Tambahkan gula aren, aduk sampai gulanya mulai larut
  7. Setelah gula aren tercampur dan kuahnya agak mengental, masukkan potongan pisang
  8. Tambahkan sejumput garam supaya rasanya lebih gurih lalu aduk kembali
  9. Cek apakah ubi mulai empuk, jika sudah tandanya kolak sudah matang
  10. Matikan kompor lalu tuang susu sedikit demi sedikit sebagai alternatif santan, tambahkan juga krimer
  11. Aduk-aduk semua bahan hingga tercampur rata
  12. Sajikan kolak dalam mangkuk dan hidangkan saat buka puasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *