Bupati Barru Tekankan Sinergi Orang Tua, Guru, dan Pemerintah dalam Pendidikan Anak Usia Dini

Barru, Wartana.com – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Pelantikan dan Sosialisasi Pelibatan Orang Tua, Masyarakat, serta Pemangku Kepentingan melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang diikuti peserta dari enam kecamatan di Kabupaten Barru.

Kegiatan yang berlangsung di Baruga Pettu Adae Lantai 6 Kantor Bupati Barru, Senin (15/6/2026), mengusung tema “Peran Bersama untuk Pendidikan Anak Usia Dini Guna Mewujudkan Generasi Hebat” sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bapenda Kabupaten Barru, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kabupaten Barru, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Barru, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Barru, para camat, lurah, kepala desa, Bunda PAUD Kecamatan, Kapolsek, Danramil, pengawas dan penilik PAUD, kepala sekolah Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-Kanak (TK), serta para orang tua siswa.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Arin Nizar, SP., M.HRM dan Dr. Fatmawati, M.Pd yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam membentuk karakter anak melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Dalam sambutannya, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter dan masa depan generasi penerus bangsa.

Menurutnya, PAUD bukan hanya jenjang pendidikan awal, tetapi tahap penting untuk memastikan anak memperoleh hak-hak dasar dalam tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal.

“PAUD adalah dasar bagi anak-anak kita untuk meraih masa depan yang cemerlang. Di usia inilah karakter mereka mulai dibentuk. Karena itu, pendidikan PAUD menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Barru,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh anak di Kabupaten Barru memperoleh akses pendidikan anak usia dini.

“Tidak boleh ada anak Barru yang tidak bersekolah, apalagi tidak mengenyam pendidikan PAUD. Ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, tenaga pendidik, dan masyarakat untuk aktif memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Ina menekankan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan orang tua di rumah serta dukungan pemerintah.

“Terdapat tiga elemen utama yang harus berjalan beriringan, yakni orang tua, guru, dan pemerintah. Jika ketiganya bersinergi dengan baik, Insya Allah anak-anak Barru akan tumbuh menjadi generasi yang mampu bersaing dan menjadi tokoh-tokoh masa depan,” katanya.

Ia menambahkan, anak-anak yang saat ini berada pada jenjang PAUD, SD, maupun SMP harus dipersiapkan sejak dini untuk menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas.

“Anak-anak Barru harus kita siapkan agar kelak mampu berkompetisi, bukan hanya menjadi penonton. Mereka adalah calon pelaku pembangunan di masa depan,” tambahnya.

Bupati juga mengapresiasi peran Bunda PAUD Kecamatan, Pokja Bunda PAUD, tenaga pendidik, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat merupakan langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada anak sejak usia dini sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan di masa mendatang.

“Melalui kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama, kita berharap anak-anak Barru tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, cerdas, mandiri, dan memiliki masa depan yang cerah,” tutupnya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Bunda PAUD Kabupaten Barru, camat, lurah, kepala desa, guru, serta perwakilan orang tua sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Barru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *