Wali Kota Makassar ajak seluruh pihak perkuat perlindungan anak dari dampak buruk teknologi

Wali Kota Makassar ajak seluruh pihak perkuat perlindungan anak dari dampak buruk teknologi

MAKASSAR, Wartana.com — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memastikan setiap anak mendapatkan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang optimal. Hal tersebut disampaikan saat membuka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 tingkat Kota Makassar di Hotel Aston Makassar, Minggu (2/8/2026).

Dalam arahannya, Munafri menyatakan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, upaya ini tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) semata.

“Ini memang tanggung jawab yang harus kita selesaikan secara bersama-sama, bukan hanya di satu Dinas DP3A, tapi seluruh stakeholder harus tumbuh dan bersama untuk membenahi penjagaan terhadap anak-anak kita,” ujar Munafri dalam sambutannya.

Munafri menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi saat ini, yakni pesatnya perkembangan teknologi digital. Meskipun teknologi menawarkan berbagai kemudahan akses informasi, terdapat risiko dampak negatif yang signifikan jika tidak dibarengi dengan pengawasan orang tua dan lingkungan sekitar.

“Teknologi tidak hanya memberikan akses kemudahan kepada anak-anak, tetapi teknologi juga bisa memberikan dampak atau pengaruh buruk. Karena itu, anak-anak harus memiliki ruang interaksi yang cukup agar kota ini benar-benar menjadi kota yang ramah anak,” tambahnya.

Selain perlindungan digital, peringatan HAN 2026 yang mengangkat subtema “Menelusuri Jejak La Galigo, Belajar, Berkarya, dan Bertumbuh Bersama” ini juga menekankan pentingnya penguatan karakter berbasis budaya lokal. Wali Kota berharap anak-anak Makassar tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki moralitas dan akhlak yang baik melalui pemahaman nilai-nilai kearifan lokal.

Di akhir sambutannya, Munafri mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersinergi dalam mewujudkan sekolah ramah anak dan meningkatkan kualitas pengasuhan keluarga. Langkah ini dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi berkualitas guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *