RSUD Labuang Baji dan Kemensos gelar operasi katarak gratis bagi puluhan warga

RSUD Labuang Baji dan Kemensos gelar operasi katarak gratis bagi puluhan warga

MAKASSAR, Wartana.com — UPT RSUD Labuang Baji bersinergi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Yayasan Kita Bisa, dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) menyelenggarakan bakti sosial operasi katarak gratis. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang operasi RSUD Labuang Baji pada Sabtu (12/9/2026) dengan melibatkan tim dokter spesialis mata dari RSUD Labuang Baji dan RSUD Bhakti Pajajaran.

Program layanan kesehatan ini menargetkan masyarakat dari kelompok ekonomi menengah ke bawah, khususnya yang terdaftar dalam desil 1 dan desil 2. Selain tindakan operasi, rangkaian kegiatan ini juga mencakup tahap penjaringan, pemeriksaan kesehatan (screening), hingga pendampingan kontrol pascaoperasi guna memastikan pemulihan pasien berjalan optimal.

Sebelum tindakan bedah dilakukan, sebanyak 50 lansia yang berasal dari berbagai daerah seperti Makassar, Gowa, Takalar, Wajo, hingga Luwu mengikuti tahapan screening pada 10–11 September 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan klinis di Poliklinik Mata RSUD Labuang Baji, tim medis menetapkan 23 peserta yang memenuhi syarat untuk mendapatkan tindakan operasi, sementara peserta lainnya disarankan menjalani rawat jalan sesuai kondisi medis masing-masing.

Direktur UPT RSUD Labuang Baji, Suharnah, S.K.M., M.Tr.A.P., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari kolaborasi lintas sektor untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah menyiapkan fasilitas medis dan tenaga ahli terbaik untuk menyukseskan program ini.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini dengan menyiapkan fasilitas serta tenaga medis terbaik. Hal ini sejalan dengan instruksi Gubernur Sulawesi Selatan untuk mengoptimalkan fasilitas kesehatan milik pemerintah provinsi dalam melayani masyarakat,” ujar Suharnah dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).

Pelaksanaan bakti sosial ini diharapkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan untuk menekan angka gangguan penglihatan akibat katarak di Sulawesi Selatan. Selain memberikan bantuan medis secara cuma-cuma, program ini juga bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis spesialis namun memiliki keterbatasan biaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *