Barru, Wartana – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., mengikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring, Rabu pagi (7/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi Kelompok Tani Dharma Bhakti I, Kelurahan Kiru-Kiru, Kecamatan Soppeng Riaja.
Panen Raya nasional yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia ini dipusatkan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, dan diikuti secara serentak oleh seluruh kepala daerah, unsur Forkopimda, serta pemangku kepentingan terkait di seluruh Indonesia.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebanggaannya kepada para petani dan jajaran pemerintah atas keberhasilan menjawab keraguan terhadap target swasembada pangan. Presiden menegaskan bahwa swasembada tidak hanya terbatas pada beras, tetapi juga mencakup jagung, singkong, dan bawang putih, yang didukung oleh ketersediaan pakan murah serta harga pupuk yang lebih terjangkau dan harus dijaga secara berkelanjutan.
Usai pengumuman swasembada pangan yang ditandai dengan pemukulan lesung oleh Presiden Prabowo, Wakil Bupati Barru menjelaskan bahwa kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari Akselerasi Luas Tambah Tanam (LTT) sebagai bentuk nyata kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.
Secara khusus, Wabup Abustan menyampaikan bahwa panen kali ini dilaksanakan pada luasan sekitar 35 hektare yang merupakan Musim Tanam (MT) III. Ia mengungkapkan rasa syukur karena produktivitas padi yang dihasilkan mencapai sekitar 6 ton per hektare.
“Alhamdulillah, hasil panen pada MT III ini cukup menggembirakan. Ini menunjukkan bahwa dengan pengelolaan yang baik, lahan pertanian tetap dapat produktif sepanjang tahun,” ujarnya kepada Humas IKP Barru.
Lebih lanjut, Wabup Abustan menekankan pentingnya optimalisasi lahan pertanian agar tidak dibiarkan menganggur. Menurutnya, percepatan tanam akan berdampak langsung pada peningkatan produksi pangan sekaligus kesejahteraan petani.
“Kita harapkan ini terus diakselerasi. Lahan jangan dibiarkan tidak tertanami. Jika ditanami, maka akan menghasilkan, dan pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Barru juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa satu unit mesin pompa air serta bantuan benih padi Inpari 49 Jembar sebanyak 700 kilogram untuk sasaran tanam seluas 28 hektare.
Kegiatan panen raya ditutup dengan aksi simbolis berupa yel-yel sebagai bentuk dukungan moral terhadap sektor pertanian nasional, dengan seruan bersama, “Swasembada pangan, kemenangan petani, kemenangan Indonesia!”











