Nurdin Halid Apresiasi Pelindo atas Persiapan Arus Mudik Lebaran yang Baik

MAKASSAR – WAKIL Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi kepada PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo atas persiapan yang matang dalam menghadapi musim mudik Lebaran. Dalam kunjungan kerja reses di Four Points by Sheraton Makassar pada Rabu (9 April 2025).

Nurdin mengungkapkan bahwa lonjakan penumpang yang tinggi selama periode ini berhasil dikelola dengan baik oleh Pelindo dan mitra BUMN lainnya. “Kami mengapresiasi animo masyarakat yang masih sangat tinggi untuk menggunakan angkutan laut, dan Alhamdulillah semua itu berhasil diupayakan secara baik oleh Pelindo,” ungkapnya.

Nurdin menambahkan bahwa meskipun terjadi lonjakan penumpang, masalah ketertiban dan kelancaran arus mudik hampir tidak ada.

Sebagai BUMN yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan, Pelindo memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran arus mudik. Nurdin menekankan pentingnya peningkatan kapasitas, perbaikan fasilitas, keamanan, dan protokol kesehatan sebagai prioritas utama ke depan.

“Meskipun menghadapi banyak tantangan, kontribusi Pelindo dalam menjamin kelancaran arus mudik sangat besar dan tak terelakkan,” tambahnya.

Namun, Nurdin juga menyoroti masalah pedagang asongan yang berjualan di kapal penumpang yang sedang sandar. Ia menegaskan bahwa praktik tersebut sangat berbahaya dan harus dihentikan. “Itu perintah khusus saya bersama anggota Komisi VI DPR RI lainnya,” tegasnya.

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, menjelaskan bahwa selama arus mudik dan balik Idulfitri, Pelindo telah menyiapkan tiga dermaga untuk pelayanan kapal penumpang di Pelabuhan Makassar. Ia juga menyampaikan bahwa puncak arus mudik terjadi pada H-10 dengan 7.373 penumpang, sementara puncak arus balik terjadi pada H+6 dengan 7.653 penumpang. Total peningkatan arus penumpang mencapai 80.347 orang, naik 8,60% dari tahun lalu.

Arif menambahkan bahwa semua fasilitas untuk penumpang telah disiapkan dan berada dalam kondisi baik, termasuk layanan untuk lansia dan anak-anak. Terkait isu pedagang asongan, Arif menjelaskan bahwa kondisi sudah jauh lebih baik menjelang Idulfitri, dan pihaknya telah menegaskan kepada operator kapal untuk tidak membiarkan pedagang asongan naik ke kapal demi keamanan.

Pelindo juga melakukan langkah melalui program CSR untuk membantu pedagang asongan mencari alternatif pendapatan. “Kami melakukan pendataan dan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk solusi yang lebih komprehensif,” ujarnya. Arif juga menyampaikan terima kasih atas apresiasi dari Komisi VI DPR RI dan berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *