Bupati Barru Serahkan 15 Ton Benih Jagung untuk Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

BARRU – BAGI Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, petani merupakan pilar ketahanan pangan daerah, dan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memperkuat mereka. Pernyataan tegas ini disampaikannya, saat menyerahkan secara simbolis 15 ton bantuan benih jagung kepada 20 perwakilan kelompok tani se-Kabupaten Barru.

Acara berlangsung di Lounge Pangadereng, lantai V Menara MPP Kantor Bupati Barru. Dalam penyerahan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., serta disaksikan oleh Pj. Sekda, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, penyuluh pertanian, dan OPD terkait.

Bupati Andi Ina menekankan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Barru untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat fondasi ketahanan pangan lokal.

“Bantuan ini bukan sekadar dukungan, tetapi juga bukti kehadiran nyata pemerintah di tengah kebutuhan petani. Kami tidak hanya memberikan benih, tetapi juga memastikan keberlanjutan melalui pelatihan, akses teknologi, dan pendampingan. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami terhadap petani Barru,” ujarnya.

Wakil Bupati Abustan menambahkan bahwa penguatan kapasitas petani akan terus menjadi prioritas, seiring dengan peningkatan kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani. Bantuan benih jagung ini diharapkan dapat meningkatkan luas tanam, mendongkrak produktivitas, dan pada akhirnya mendorong kesejahteraan petani di Kabupaten Barru.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, MM, menjelaskan bahwa benih jagung yang dialokasikan di Kabupaten Barru akan dikawal oleh Bhabinkamtibmas sebagai gambaran keseriusan Pemda dan Polri dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

“Setiap Bhabinkamtibmas wajib menanam 1 hektar jagung, dan Dinas Pertanian akan membantu benih serta memfasilitasi pupuk bersubsidi. Harapannya, Bulog dapat membeli produksi petani dengan harga Rp 5.500/kg,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Bhabinkamtibmas telah melakukan pembimbingan tanaman jagung di 919 hektar, dengan produksi rata-rata 6,5 hingga 7 ton per hektar, bahkan ada yang mencapai di atas 8 ton per hektar. “Dengan bantuan benih ini, Bhabinkamtibmas memprogramkan pengawalan dan pendampingan di 1.000 hektar pada musim tanam 2025, dengan rencana luas 56 hektar,” tutupnya.

Dengan langkah ini, diharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Barru semakin kuat dan kesejahteraan petani dapat terwujud. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *