BARRU, WARTANA – Pemerintah Kabupaten Barru bersama tim peneliti Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menggelar kegiatan tanam bersama pada penangkaran bibit jagung varietas JJ UH 01 di lokasi Kelompok Tani Bacu-Bacu 1, Desa Galung, Kecamatan Barru, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati Barru Abustan, serta tim peneliti Unhas yang dipimpin Dekan Fakultas Pertanian Unhas.
Turut hadir Ketua DPRD Barru, Dandim 1405/Mallusetasi, unsur Forkopimda Barru, Sekretaris Daerah Barru, Kepala Dinas Pertanian, Arifai Muin selaku anggota DPRD Barru, Camat Barru, Kepala Desa Galung, Sekretaris Desa Palakka, dan sejumlah pemerhati pertanian.
Dalam sambutannya, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyampaikan apresiasi atas pengembangan penangkaran bibit jagung yang merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Barru, Universitas Hasanuddin Makassar, dan mitra swasta.
Menurutnya, program tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung kemandirian produksi jagung sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Barru sebagai salah satu daerah penopang pangan nasional.
“Alhamdulillah, Barru menjadi salah satu daerah penopang pangan di negara ini. Hal tersebut terlihat dari data BPS terkait peningkatan ekonomi Barru pada tahun 2025. Program penangkaran bibit jagung JJ UH 01 ini tentu sangat kami apresiasi,” ujar Andi Ina.
Ia menegaskan pentingnya membangun kemandirian produksi benih jagung agar petani tidak terus bergantung pada pasokan dari luar daerah.
“Kita tidak hanya ingin menjadi pengguna, tetapi bagaimana kita bisa mandiri dalam produksi jagung,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Galung, Jumardin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan penangkaran bibit jagung di wilayahnya, khususnya kepada PT Asia Agritama Perkasa selaku mitra Unhas yang turut mendampingi kegiatan bersama tim peneliti Unhas.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, khususnya PT Asia Agritama Perkasa bersama tim peneliti Unhas yang terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani,” ungkap Jumardin.
Varietas jagung JJ UH 01 yang dikembangkan hingga nantinya mencapai seri JJ UH 06 disebut memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya mampu menyesuaikan dengan kondisi musim, tahan terhadap penyakit, serta memiliki potensi hasil produksi yang tinggi.
Melalui kemitraan dengan PT Agrita Asia Perkasa, hasil penangkaran bibit dari kelompok tani nantinya juga dipastikan memiliki pasar karena pihak perusahaan siap membeli hasil bibit yang diproduksi petani.
Kegiatan tanam bersama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian Kabupaten Barru menuju visi “Maju Berkeadilan, Maju Berkemajuan, dan Sejahtera Bersama.”
“Semoga varietas JJ UH 01 sukses dan memberikan manfaat besar bagi petani serta masyarakat Barru,” tutup Bupati Barru.









