JAKARTA, WARTANA – Dua putra terbaik Sulawesi Selatan, begawan bisnis nasional H.M. Aksa Mahmud dan Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum., menggelar pertemuan strategis pada Minggu (15/2/2026) malam. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan di Hotel Darmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Aksa Mahmud yang hadir bersama jajaran pimpinan Bosowa Foundation menyampaikan niatnya untuk menanamkan investasi di Kalimantan Utara. Rencana investasi tersebut mencakup tiga sektor utama yang dinilai krusial bagi pembangunan daerah, yakni pendidikan, perhotelan, dan layanan kesehatan.
Aksa Mahmud memaparkan visi pembangunan International Boarding School di Kabupaten Nunukan. Sekolah berstandar internasional ini diproyeksikan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak jenjang pendidikan dasar hingga menengah atas. Selain itu, kehadiran sekolah ini juga diharapkan menjadi solusi pendidikan bagi anak-anak pekerja migran di wilayah perbatasan agar memperoleh akses pendidikan yang layak dan bermutu.
Di sektor pendukung pembangunan daerah, Bosowa Foundation juga berencana membangun hotel representatif serta rumah sakit swasta modern di Tanjung Selor, ibu kota Provinsi Kalimantan Utara. Untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan, Bosowa akan menggandeng manajemen Primaya, yang sebelumnya telah sukses mengelola Rumah Sakit Primaya di Makassar.
Sebagai tindak lanjut dari rencana tersebut, Aksa Mahmud dan Gubernur Zainal Paliwang sepakat untuk melakukan peninjauan lapangan langsung ke Kalimantan Utara. Diskusi teknis bersama perangkat daerah dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltara dijadwalkan akan dilaksanakan pada awal Maret 2026 sebagai langkah konkret realisasi kerja sama.
Menanggapi rencana investasi Bosowa Foundation, Gubernur Zainal Paliwang menyampaikan apresiasi dan menyambut baik inisiatif tersebut. Ia berharap pembangunan sekolah internasional di Nunukan serta fasilitas hotel dan layanan kesehatan di Tanjung Selor dapat segera terwujud untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara. (*)











