Aksa Mahmud Tinjau Investasi Bosowa Foundation di Kaltara, Bahas Rumah Sakit hingga Sekolah Internasional

Tarakan, Wartana – Pengusaha asal Sulawesi Selatan Aksa Mahmud melakukan kunjungan ke Provinsi Kalimantan Utara untuk meninjau sejumlah rencana investasi yang akan dikembangkan oleh Bosowa Foundation, Sabtu (14/3/2026).

Aksa Mahmud tiba di Bandara Juwata setelah terbang menggunakan jet pribadi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kedatangannya disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang.

Dalam kunjungan tersebut, Aksa Mahmud didampingi sejumlah tokoh, di antaranya Direktur Sekolah Bosowa Foundation Eko Arianto dan Direktur Utama PT Ciptaniaga Mandiri Abadi Azhary Sirajuddin.

Setelah tiba di Tarakan, rombongan melanjutkan perjalanan menuju ibu kota provinsi, Tanjung Selor, menggunakan kapal motor selama sekitar satu jam.

Di Tanjung Selor, rombongan terlebih dahulu meninjau lahan strategis yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan rumah sakit swasta modern. Proyek tersebut direncanakan melalui kolaborasi dengan manajemen Primaya Hospital, yang sebelumnya telah bekerja sama dengan Bosowa dalam pengembangan fasilitas kesehatan di Makassar.

Setelah meninjau lokasi pembangunan, rombongan melanjutkan agenda dengan berkunjung ke Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Utara di Tanjung Selor. Di tempat tersebut, Aksa Mahmud dan rombongan berbuka puasa bersama Gubernur Zainal Arifin Paliwang beserta jajaran pemerintah provinsi.

Usai berbuka puasa dan melaksanakan salat Isya serta Tarawih berjamaah, pertemuan dilanjutkan dengan diskusi mengenai rencana investasi Bosowa Foundation di Kalimantan Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Aksa Mahmud menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Gubernur Kaltara yang berlangsung di Hotel Darmawangsa Jakarta pada 15 Februari lalu.

Ia menegaskan Bosowa Foundation berkomitmen mengembangkan sejumlah proyek strategis di Kalimantan Utara yang mencakup sektor pendidikan, perhotelan, dan layanan kesehatan.

Selain pembangunan rumah sakit modern di Tanjung Selor, Bosowa Foundation juga berencana membangun International Boarding School di Kabupaten Nunukan serta hotel representatif di pusat ibu kota provinsi.

Menanggapi rencana tersebut, Gubernur Zainal Arifin Paliwang menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap rencana investasi tersebut.

Menurutnya, pembangunan sekolah internasional di wilayah perbatasan seperti Nunukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak pekerja migran di kawasan perbatasan.

“Kehadiran sekolah internasional di Nunukan diharapkan tidak hanya mendongkrak standar SDM dari tingkat dasar hingga menengah, tetapi juga menjadi oase pendidikan bagi anak-anak pekerja migran di wilayah perbatasan agar mereka mendapatkan hak akses edukasi yang bermutu tinggi,” ujarnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Hasanuddin, Kepala Dinas Kesehatan Dr. Usman, Kepala Dinas PUPR Ir. Helmi, Kepala BKD Dr. Andi Amriampa, serta Staf Ahli Gubernur Ir. Wahyuni Nuzband.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *