WARTANA, BARRU – Upacara penurunan Sang Merah Putih dalam rangka peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Sumpang Binangae, Minggu (17/8/2025) sore, berlangsung dengan khidmat dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh yang hadir.
Di balik tertibnya setiap tahapan prosesi, ada sosok Ipda Muhammad Fauzi Nur Alifka, S.Tr.K., M.H., yang bertindak sebagai Komandan Upacara. Dengan ketelitian dan komando tegas, alumni Akpol 2023 Batalyon 54 Promoter ini mampu mengarahkan pasukan secara tepat dan disiplin, sehingga momen sakral penurunan bendera berlangsung sempurna.
Suara komandonya menggema kuat ketika memberi penghormatan serta laporan kepada Inspektur Upacara, Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menambah kesan haru di penghujung upacara. Pasukan Pengibar Bendera yang berada di bawah komandonya menurunkan Sang Merah Putih dengan langkah penuh hormat, seolah menyadarkan semua yang hadir tentang arti besar pengorbanan para pahlawan bangsa.
Usai prosesi, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati dan Kapolres Barru, turun dari panggung kehormatan. Mereka mendatangi dan memberikan salam serta ucapan terima kasih langsung kepada Ipda Fauzi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme dalam mengawal jalannya upacara.
Ditemui seusai upacara, Kasat satu unit Satreskrim Polres Barru itu menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.
“Saya bersyukur dan merasa amanah yang diberikan Bupati dan Wakil Bupati luar biasa. Bisa memimpin jalannya upacara penurunan bendera, yang merupakan momen sakral dan ditunggu seluruh warga Indonesia, ini adalah pengalaman yang sangat berharga,” ungkapnya.
Lahir di Sleman pada 3 Oktober 2001, Ipda Fauzi dikenal di lingkungan kepolisian sebagai sosok yang ramah, mudah bergaul, dan selalu bersemangat menghadapi setiap tantangan. Sikap itu pula yang terpancar sepanjang menjalankan tugas di lapangan sore itu.
Sebelum mengakhiri perbincangan, ia menitipkan sebuah harapan. “Semoga Kabupaten Barru terus maju dan ke depannya semakin berkarya,” tuturnya singkat namun penuh makna.
Momen tersebut menegaskan bahwa kemerdekaan tidak hanya dirayakan lewat upacara formal, tetapi juga melalui dedikasi dan keteladanan para generasi muda bangsa yang siap meneruskan perjuangan.









