Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, secara resmi melantik 46 pejabat baru di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Pelantikan ini meliputi pejabat eselon II, III, IV, hingga fungsional, sebagai bagian dari langkah penyegaran birokrasi di Kota Makassar.
Perombakan tersebut bertujuan memperkuat kinerja pemerintahan agar lebih efektif dan berorientasi pada hasil. Pemerintah Kota menekankan pentingnya percepatan dalam pelayanan publik dan pelaksanaan program prioritas demi kepentingan masyarakat.
Ketua Fraksi PKS DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, menyampaikan apresiasi atas pelantikan tersebut. Namun, ia menekankan perlunya tanggung jawab besar yang melekat pada jabatan baru, serta pentingnya inovasi di setiap lini pemerintahan.
Menurutnya, realisasi program selama semester pertama 2025 masih sangat rendah. Ia menyebut belum ada dinas yang mencapai 20 persen dalam serapan anggaran. “Sudah Juli, kita harap capaian bisa menembus 50 persen,” katanya saat ditemui di DPRD Makassar, Selasa (17/6/2025).
Andi Hadi juga menyoroti pentingnya mendorong ekonomi daerah agar APBD bisa tumbuh. Ia meminta para pejabat bekerja maksimal mewujudkan visi kepala daerah, termasuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menyukseskan tujuh program unggulan Pemkot Makassar.
Menutup pernyataannya, ia menitipkan pesan moral kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjauhi praktik korupsi dan bersikap profesional. “Tugas ini adalah amanah. Jadilah contoh yang baik bagi masyarakat,” tegasnya.











