BARRU, WARTANA – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama yang dirangkaikan dengan Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Barru di Rumah Jabatan Bupati, Senin (2/3/2026).
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta pemutaran video refleksi satu tahun kepemimpinan yang menampilkan capaian di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pelayanan publik hingga infrastruktur.
Dalam sambutannya, Bupati Barru Andi Ina Kartikasari menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun pemerintahan yang menurutnya tidak terlepas dari dukungan seluruh unsur daerah. Ia menegaskan bahwa capaian yang ditampilkan merupakan hasil kerja bersama Forkopimda, DPRD, serta seluruh jajaran perangkat daerah.
“Satu tahun pemerintahan kami tidak akan berjalan seperti yang kita lihat tadi tanpa kebersamaan. Ini bukan kerja satu orang, ini kerja kolektif,” ujarnya.
Bupati juga memastikan Safari Ramadan akan menjangkau seluruh 40 desa dan 15 kelurahan dengan pembagian tugas kehadiran unsur pimpinan daerah, sehingga pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Try Sutrisno serta menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan.
Sementara itu, Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh jabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten Barru telah terisi. Ia menilai tidak ada lagi alasan untuk tidak bekerja secara maksimal.
Ia menyampaikan empat poin penting terkait kepemimpinan. Menurutnya, seorang pejabat tidak cukup hanya menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri atau sekadar pemimpin bagi orang lain, melainkan harus menjadi pemimpin perubahan dan pemimpin masa depan.
Penekanan utama dalam sambutannya adalah ajakan untuk mengakhiri segala bentuk perselisihan internal.
“Saya masih mendengar ada cerita satu, dua, tiga. Mulai hari ini, di momen Ramadan yang penuh berkah ini, akhiri itu. Tidak ada lagi kelompok-kelompok, tidak ada lagi sekat-sekat. Kita semua satu untuk Barru,” tegasnya.
Wakil Bupati meminta seluruh kepala dinas dan pejabat yang telah dilantik untuk menanggalkan ego sektoral serta menghentikan dinamika internal yang berpotensi menghambat percepatan pembangunan.
“Perselisihan hanya akan memperlambat langkah kita. Kalau kita mau Barru maju lebih cepat, maka tidak boleh ada lagi konflik, tidak boleh ada lagi tarik-menarik kepentingan. Yang ada adalah kerja, kerja, dan kerja,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa perbedaan pilihan dan dinamika politik pada masa lalu harus dianggap selesai. Seluruh jajaran diminta fokus pada agenda pembangunan dan pelayanan masyarakat.
“Kita sudah selesai dengan masa lalu. Sekarang waktunya bersatu, menyatukan energi, menyatukan pikiran, menyatukan langkah. Kalau kita solid, insyaallah Barru akan berkeadilan, maju berkelanjutan, dan lebih cepat sejahtera,” tambahnya.
Menutup kegiatan, Bupati Barru mengajak seluruh hadirin memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kualitas ibadah.
“Dan tentu kita doakan kita semua sehat, kita bisa melaksanakan ibadah puasa kita dengan lengkap, insyaallah, dan insyaallah kita akan menuju hari kemenangan nantinya di Hari Raya Idulfitri. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala membalas kebaikan Ibu dan Bapak semuanya. Dari kami berdua, dengan kerja sama kita semua, semoga Kabupaten Barru selalu dalam keadaan baik dan terus maju,” tutupnya.











