Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi dari Badan Pengurus Daerah Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (LKKI) di ruang kerjanya, Balai Kota Makassar, Rabu (23/7).
Pertemuan ini menjadi langkah awal memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan BAMAG LKKI dalam bidang sosial, keagamaan, serta penguatan nilai toleransi dan inklusivitas di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BPD BAMAG LKKI, Pdt. Yunus Ramba, memaparkan rencana pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang akan digelar pada 7 Agustus 2025, dengan melibatkan sekitar 50 pengurus dari berbagai wilayah.
BAMAG juga menyampaikan sejumlah program yang telah dilakukan di masyarakat, seperti urban farming, sosialisasi stunting, kegiatan sosial, kebersihan lingkungan, pendidikan, serta pembinaan keagamaan yang inklusif.
Wakil Wali Kota menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungan penuh Pemkot Makassar terhadap pelaksanaan Rakerda BAMAG LKKI.
“Pemkot Makassar membuka ruang kolaborasi bagi semua elemen, termasuk lembaga keagamaan seperti BAMAG. Kami tentu mendukung pelaksanaan Rakerda dan menantikan kelanjutan sinergi yang lebih konkret,” ujar Aliyah.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam mewujudkan pembangunan yang unggul, aman, inklusif, dan berkelanjutan. Hal tersebut, menurutnya, hanya bisa dicapai melalui partisipasi aktif semua pihak, termasuk lembaga keagamaan.
Audiensi ini turut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Makassar, Andi Muhammad Yasir, Kepala Bagian Kesra, Moh. Syarief, dan Kepala Bagian Umum, Firnandar Sabara.
Sementara dari BAMAG LKKI hadir pula Wakil Ketua Joseph Pholino, Dr. Cherly Siegers, Bendahara Pdt. Ronny Appezz, serta Sekretaris Hesky AW.
Audiensi ditutup dengan semangat kebersamaan dan harapan untuk memperkuat kerja sama lintas sektor demi kesejahteraan dan keharmonisan masyarakat Kota Makassar.











