Suntik Botox? Ini Tips Perawatannya Agar Hasilnya Awet!

Perawatan Wajah

Suntik botox masih banyak digandrungi oleh pria maupun wanita yang ingin tampak awet muda. Pasalnya, perawatan yang satu ini mampu menyamarkan bahkan menghilangkan kerutan di wajah dalam waktu cukup singkat. Namun, perlu diketahui bahwa efek suntik botox bertahan beberapa bulan, artinya kerutan bisa saja balik lagi setelahnya. Solusinya, Anda perlu melakukan perawatan setelah suntik botox agar tetap cantik paripurna.

Tahap-tahap suntik botox

Perawatan botox memanfaatkan racun dari bakteri Clostridium botulinum untuk membantu melemaskan otot-otot wajah. Bakteri tersebut mampu memberikan efek beku sementara pada otot wajah, sehingga kerutan jadi lebih rileks, elastis, menipis, atau bahkan hilang.

Berikut ini persiapan dan tahapan suntik botox yang perlu Anda ketahui, yaitu:

Sebelum suntik botox

Sebelum menjajal suntik botox, ada baiknya konsultasikan dulu dengan dokter. Pasalnya, tidak semua orang boleh melakukan suntik botox meskipun ingin mendapatkan wajah tanpa kerutan.

Suntik botox tidak dianjurkan untuk beberapa kondisi berikut:

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Memiliki penyakit saraf
  • Mengalami infeksi kulit
  • Memiliki riwayat penyakit myasthenia gravis
  • Sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu

Pastikan juga bahwa dokter maupun praktisi tersebut memang ahli di bidangnya dan tersertifikasi. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya malpraktik dan hal-hal buruk lainnya.

Saat suntik botox

Pertama-tama, wajah Anda akan dibersihkan terlebih dahulu dengan cairan non-alkohol. Dokter mungkin juga akan memberikan anestesi topikal untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan pada kulit pasien.

Setelah itu, dokter mulai menyuntikkan botox ke otot wajah dengan menggunakan jarum tipis. Anda mungkin akan diminta untuk menggerakkan otot-otot wajah guna membantu dokter menemukan tempat terbaik untuk melakukan injeksi.

Jumlah suntikan berbeda-beda pada setiap orang, tergantung kebutuhan dan seberapa parah kerutannya. Secara umum, setiap sisi dahi membutuhkan sekitar 4-5 suntikan sedangkan kedua area mata membutuhkan 2-3 suntikan.

Karena tidak memerlukan proses pembedahan, lama perawatan botox berlangsung cukup cepat yakni hanya sekitar 10 menit. Beberapa orang mungkin membutuhkan 2-3 sesi botox untuk mengatasi kerutan yang cukup dalam.

Setelah suntik botox

Setelah perawatan selesai, pasien diminta untuk setengah duduk sekitar 2-5 menit untuk memastikan bahwa pasien dalam kondisi baik setelah botox. Pasien tidak boleh berbaring selama 2-4 jam guna menghindari memar. Dokter juga berpesan untuk menghindari minum aspirin, ibuprofen, atau naproxen dengan alasan yang sama.

Kabar baiknya, Anda bisa lanjut beraktivitas dengan normal setelah menjalani suntik botox. Namun, hindari menggosok atau memijat area yang disuntik selama 1-3 hari setelah perawatan. Hal ini bertujuan untuk mencegah toksin botulinum menyebar ke area lainnya karena bisa memicu gangguan kelopak mata turun (terkulai).

Kapan hasil botox bisa mulai terlihat?

Wajah pasien biasanya akan difoto sebelum dan sesudah perawatan. Dengan begitu, pasien akan mengetahui seberapa besar perubahan pada kulit wajahnya setelah suntik botox.

Hasil suntik botox memang tidak akan langsung terlihat setelah perawatan selesai. Botox yang disuntikkan ke wajah umumnya membutuhkan waktu sekitar 1-3 hari untuk bekerja, lalu mulai terlihat hasilnya 1-2 minggu ke depan.

Baca selengkapnya: obat pengencer darah, ginkgo biloba, dan vitamin E selama 1 jam pasca suntik. Obat-obatan tersebut dapat meningkatkan risiko memar.

3. Hindari berbaring dan memijat area wajah

Kalau ingin hasil yang optimal, baiknya hindari berbaring, menggosok, atau memijat area wajah yang disuntik 2-4 jam setelah perawatan. Ini dilakukan untuk menghindari cairan botox menyebar ke area kulit lainnya.

4. Latih otot-otot wajah dengan gerakan ringan

Gerakkan otot-otot wajah secara perlahan sekitar 2 jam setelah perawatan. Hal ini bertujuan agar ujung saraf wajah dapat menyerap botox sebanyak mungkin.

Misalnya, jika Anda mendapatkan suntik botox untuk mengurangi kerutan di dahi, maka kerutkan dahi sekuat mungkin supaya otot-otot dahi menyerap botox dengan maksimal.

Yang tak kalah penting, kunjungi dokter tempat Anda suntik botox secara rutin untuk memantau kondisi wajah Anda, minimal setiap 2 minggu.

Tanda-tanda komplikasi botox yang harus diwaspadai

Sama seperti perawatan kecantikan lainnya, suntik botox juga dapat memberikan efek samping tertentu. Beberapa efek samping suntik botox meliputi rasa nyeri, memar, sakit kepala, hingga kelopak mata terkulai (turun).

Memar pada area kulit bekas suntikan biasanya akan hilang selama 1-2 minggu setelah perawatan. Dokter biasanya akan memberikan obat oles mengandung vitamin K untuk membantu meredakan memar.

Jika Anda mengalami kelopak mata terkulai, segera konsultasikan ke dokter tempat Anda melakukan suntik botox. Terlebih jika Anda mengalami komplikasi seperti sesak napas atau gejala alergi lainnnya.

Tanyakan pada dokter mengenai langkah perawatan setelah suntik botox sejelas-jelasnya. Hal ini tidak hanya dapat membantu mengoptimalkan hasil yang didapatkan, tapi juga meminimalisir risiko efek samping yang mungkin terjadi pasca perawatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *