BARRU, WARTANA – Suasana berbeda tampak di sejumlah kantor pemerintahan di Kabupaten Barru, Rabu (29/4/2026). Sejak pagi, Aparatur Sipil Negara (ASN) berdatangan bukan dengan kendaraan dinas, melainkan menggunakan sepeda, bahkan ada yang berjalan kaki.
Pemandangan ini menandai dimulainya program Bike to Work (BtW) pasca diterbitkannya Surat Edaran Bupati Barru oleh Andi Ina Kartika Sari.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari transformasi budaya kerja ASN yang bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), menekan polusi, serta mendorong pola hidup sehat. Program ini juga menjadi tindak lanjut arahan pemerintah pusat terkait penghematan belanja daerah.
Pelaksanaan Bike to Work dijadwalkan setiap hari Rabu dan diterapkan secara bertahap. ASN yang berdomisili dalam radius maksimal tiga kilometer dari kantor diwajibkan berpartisipasi, sementara yang berada di luar radius tetap dianjurkan mengikuti sesuai kondisi masing-masing.
Hari pertama pelaksanaan berjalan tertib. ASN terlihat mulai beradaptasi dengan pola kerja baru tersebut di bawah pengawasan pimpinan unit kerja masing-masing. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan sarana pendukung, termasuk area parkir sepeda di setiap perangkat daerah.
Selain itu, sistem pelaporan juga diberlakukan. ASN tetap melakukan presensi seperti biasa serta diwajibkan mendokumentasikan partisipasi mereka. Setiap unit kerja diminta mengirimkan dokumentasi berupa foto atau validasi di titik parkir sepeda untuk dilaporkan melalui Dinas Kominfo.
Meski bersifat mendorong partisipasi luas, kebijakan ini tetap memberikan pengecualian bagi ASN dengan kondisi tertentu, seperti gangguan kesehatan, kehamilan, tugas lapangan mendesak, maupun cuaca ekstrem.
Kepala Bidang Humas dan IKP Dinas Kominfo-SP Kabupaten Barru, Zulfachmy, menyampaikan bahwa pihaknya telah mulai menerima dokumentasi dari sejumlah perangkat daerah sejak hari pertama pelaksanaan.
“Kami telah menerima dokumentasi berupa foto dan validasi dari sejumlah OPD. Seluruh laporan tersebut akan dihimpun dan dipublikasikan sebagai bagian dari pelaporan resmi,” ujarnya.
Ia menambahkan, dokumentasi yang terkumpul akan disusun dan dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri sebagai bagian dari monitoring kebijakan.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap Bike to Work tidak hanya menjadi rutinitas mingguan, tetapi mampu membentuk budaya kerja baru yang lebih sehat, hemat, dan ramah lingkungan di kalangan ASN. (*)









