Jakarta, Wartana.com – Perdana Menteri India Narendra Modi berhasil memantik tawa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato di hadapan diaspora India di Jakarta pada 7 Juli lalu. Momen tersebut terjadi ketika PM Modi menyoroti angka delapan (8) dan mengaitkannya dengan berbagai aspek, termasuk tanggal kelahiran Presiden Prabowo serta hubungan erat antara kedua negara.
Dalam pidatonya, PM Modi secara spesifik menguraikan referensi numerik terkait angka delapan untuk menekankan kedekatannya dengan Prabowo dan ikatan Indonesia-India. “Saudara-saudara, India merayakan hari republiknya dengan penuh antusiasme pada tanggal 26 Januari tahun lalu. Dua puluh enam. Dua ditambah enam sama dengan delapan, dan ulang tahun sahabat saya, Presiden (Prabowo), jatuh pada tanggal 17. Satu ditambah tujuh juga sama dengan delapan,” ujar PM Modi, sebagaimana dilansir Times of India.
Lebih lanjut, Modi mengenang pernyataan Prabowo yang menghadiri perayaan Hari Republik India sebagai Tamu Kehormatan. “Bapak Presiden, Anda pernah mengatakan, dan Anda mengulanginya lagi hari ini, bahwa Anda memiliki DNA India. Pernyataan itu memenangkan hati jutaan orang India, dan bahkan hari ini, pernyataan itu mendapat tepuk tangan paling meriah. Itu benar-benar menyentuh hati rakyat India,” tambahnya. Pernyataan ini disambut senyum dan tawa oleh Prabowo serta para hadirin.
Numerologi angka delapan yang diangkat PM Modi memiliki makna khusus di Indonesia dan sebagian besar masyarakat Asia yang dipengaruhi tradisi Tiongkok dan Feng Shui. Angka delapan secara luas dianggap sebagai simbol kemakmuran, kesuksesan, dan keberuntungan. Dalam bahasa Mandarin, pengucapan “ba” untuk angka delapan sangat mirip dengan kata “fa” yang berarti kekayaan atau kemakmuran, menjadikannya angka yang diyakini membawa keberuntungan.
Makna angka delapan tidak hanya terhenti pada ulang tahun Prabowo. Hari Kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus, jika direduksi, juga menghasilkan angka delapan (1+7=8). Pidato Modi ini secara cerdas memadukan simbolisme budaya dengan referensi pada kemitraan India-Indonesia yang semakin berkembang, yang digambarkan Modi sebagai hubungan “peradaban”.
Kunjungan PM Modi ke Indonesia pada kesempatan tersebut juga menghasilkan penandatanganan 20 perjanjian kerja sama di berbagai bidang, mencakup pertahanan, keamanan maritim, pendidikan, teknologi digital, dan mineral penting. India turut berkomitmen untuk membantu melestarikan Candi Prambanan yang berusia 1.000 tahun, sebagai simbol warisan budaya bersama kedua negara dan pengukuhan tujuan bersama untuk pembangunan global.









