Jazan, Wartana.com – Sebuah proyektil yang diluncurkan oleh kelompok milisi Houthi menghantam wilayah Al-Tuwal di kawasan Jazan, perbatasan selatan Arab Saudi, pada Sabtu (12/9). Insiden ini menyebabkan dua warga sipil terluka dan kerusakan material signifikan pada sebuah masjid, sejumlah bangunan, serta kendaraan di sekitar lokasi kejadian.
Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi segera mengumumkan insiden ini dan mengerahkan tim penanganan ke lokasi untuk melakukan evaluasi serta tindakan sesuai prosedur. Kedua korban luka telah mendapatkan penanganan medis dan dilaporkan dalam kondisi stabil. Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di perbatasan Arab Saudi-Yaman.
Pihak Arab Saudi mengecam keras serangan tersebut, menyatakan bahwa penargetan terhadap objek-objek sipil merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional. “Kami mengutuk keras tindakan barbar ini yang jelas-jelas menargetkan warga sipil dan fasilitas ibadah. Ini adalah pelanggaran nyata terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum internasional,” ujar seorang juru bicara Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi, dalam pernyataan resminya pada Sabtu (12/9).
Meskipun rincian tingkat keparahan kerusakan belum dijelaskan secara terperinci, laporan awal menyebutkan masjid, beberapa bangunan tempat tinggal, dan sejumlah kendaraan warga mengalami dampak akibat proyektil tersebut. Kawasan Jazan, yang berbatasan langsung dengan Yaman, memang telah berulang kali menjadi sasaran serangan proyektil dan pesawat nirawak dari wilayah yang dikuasai Houthi dalam beberapa tahun terakhir.
Pihak berwenang Arab Saudi secara konsisten menegaskan bahwa penyerangan terhadap kawasan pemukiman warga sipil, tanpa memandang alasan, secara tegas melanggar ketentuan hukum internasional dan merupakan kejahatan perang.









