Taman Arung Palakka Bone Dikeluhkan Jadi Tempat Pesta Miras, Warga Minta Pengawasan Ketat

BONE, WARTANA – Pengunjung Taman Bunga Arung Palakka dan Lapangan Merdeka Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mengeluhkan maraknya aktivitas minum minuman keras (miras) di area publik tersebut. Kondisi ini dinilai meresahkan karena kerap berujung pada keributan bahkan perkelahian.

Seorang warga bernama Risda menyebut, pesta miras biasanya terjadi pada malam hingga dini hari. Ia bahkan sempat menyaksikan perkelahian antarpenjual yang sama-sama dalam kondisi mabuk.

“Sering sekali kita lihat ada yang minum miras di taman. Bahkan tadi ada perkelahian antara penjual bakso dan penjual kopi keliling. Setelah mabuk, mereka berkelahi dan jadi tontonan pengunjung,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Risda menambahkan, kejadian itu membuat warga takut untuk beraktivitas di taman. Kedua pelaku perkelahian akhirnya diamankan oleh aparat kepolisian.

Warga Minta Patroli Rutin Aparat

Pengunjung berharap aparat Satpol PP dan kepolisian lebih rutin melakukan patroli di kawasan Taman Arung Palakka dan Lapangan Merdeka. Menurut mereka, langkah pengawasan sangat penting agar ruang publik tersebut kembali aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya keluarga.

“Jangan sampai taman yang seharusnya jadi ruang publik malah jadi tempat mabuk-mabukan. Apalagi lokasinya tepat di depan rumah jabatan Bupati Bone,” tegas Risda.

Harapan Warga untuk Ruang Publik yang Nyaman

Hingga kini, aparat terkait belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat. Namun warga berharap adanya langkah cepat agar taman dan lapangan benar-benar menjadi ruang terbuka hijau yang ramah keluarga dan bebas dari aktivitas negatif.

Dari pantauan di lapangan, pesta miras tidak hanya terjadi di area taman bunga, tetapi juga kerap dilakukan di depan rumah jabatan bupati Bone. Kondisi ini semakin memperkuat desakan masyarakat akan perlunya pengawasan yang ketat dan konsisten.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *