MAKASSAR – PERINGATAN Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI di Sulawesi Selatan resmi dibuka dengan upacara di Makassar, Sabtu (3/1/2025). Puncak perayaan akan digelar di Kabupaten Bone, 6-10 Januari mendatang, dan akan dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan memulai rangkaian peringatan HAB ke-80 dengan upacara di Lapangan MAN 2 Model Makassar. Acara dipimpin langsung Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, dan dihadiri Plt. Kepala BKD Sulsel, Erwin Sodding, mewakili pemerintah daerah.
HAB ke-80 menurut Ali Yafid, menjadi momentum refleksi perjalanan panjang Kemenag dalam menjaga harmoni beragama dan menguatkan komitmen pelayanan.
Ia juga menyampaikan harapan agar Kemenag terus berkembang menjawab tantangan ke depan untuk melayani masyarakat. “Insya Allah Kementerian Agama ke depan lebih bagus lagi, lebih maju, lebih berkembang untuk melayani masyarakat Indonesia dan masyarakat Sulawesi Selatan pada khususnya,” ujar Ali Yafid.
Tahun ini, Kemenag mengusung tema Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju. Ali Yafid menilai tema ini strategis untuk memperkuat fondasi kebangsaan. Menurutnya, kerukunan umat beragama harus dimaknai lebih luas dari sekadar tidak adanya konflik.
“Kerukunan umat beragama itu bukan hanya meniadakan konflik, tapi menjadi sinergitas, menjadi penyemangat untuk membangun bangsa ini ke depan lebih baik,” tegasnya. Ia menambahkan, perbedaan agama, suku, dan ras adalah realitas yang harus dirajut menjadi kekuatan kolektif.
Rangkaian HAB telah dimulai dengan kegiatan sosial seperti donor darah dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan. Puncak acara tingkat provinsi akan berpindah ke Kabupaten Bone pada 6-10 Januari 2026, dan direncanakan akan dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar serta Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Ali Yafid menjelaskan, pemilihan Bone adalah hasil kesepakatan dan *roadshow* bersama seluruh jajaran Kemenag Sulsel untuk meratakan manfaat kegiatan. Bahkan, lokasi puncak HAB tingkat provinsi akan digilir setiap tahun. “Untuk 2027, kita sudah sepakati akan dilaksanakan di Kabupaten Sidrap,” jelasnya.
Sementara itu, Erwin Sodding mengapresiasi sinergi yang terjalin erat antara Pemprov Sulsel dan Kemenag. Ia menyebut kolaborasi itu berperan besar dalam menciptakan keharmonisan beragama di Sulsel, yang dibuktikan dengan dua penghargaan nasional di bidang kerukunan.
“FKUB Sulsel mendapatkan penghargaan tingkat nasional dalam dua kategori, sebagai daerah dengan kehidupan beragama yang harmonis dan inspiratif. Capaian ini akan kita kembangkan lagi di 2026 dengan kolaborasi yang lebih baik,” pungkas Erwin. []











