Barru, Wartana – Pemerintah Kabupaten Barru melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sentral Mattirowalie untuk memastikan ketersediaan serta kestabilan harga bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Kamis (12/3/2026).
Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., didampingi Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Barru.
Kehadiran pemerintah daerah di tengah aktivitas pasar bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi ketersediaan dan harga bahan pokok sekaligus menyerap aspirasi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Saat meninjau sejumlah lapak pedagang dan area distribusi bahan pokok, Bupati bersama rombongan berdialog langsung dengan para pedagang serta warga yang sedang berbelanja di pasar.
Bupati Barru menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan, ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di Kabupaten Barru terpantau aman. Harga sejumlah komoditas juga masih relatif stabil dan belum mengalami lonjakan signifikan.
Adapun harga beberapa komoditas yang terpantau di pasar antara lain ayam potong sekitar Rp55.000 per kilogram, udang Rp60.000 per kilogram, daging sapi lokal Rp130.000 per kilogram, serta beras premium sekitar Rp12.500 per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah berada di kisaran Rp35.000 per kilogram dan cabai rawit sekitar Rp65.000 per kilogram.
“Untuk harga saat ini masih stabil. Meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas, namun kenaikannya masih dalam batas wajar,” ujar Bupati Andi Ina.
Ia menambahkan bahwa menjelang Idulfitri, daya beli masyarakat biasanya meningkat karena masyarakat tengah melengkapi kebutuhan selama Ramadan. Namun untuk kebutuhan pokok seperti minyak goreng, gula pasir, daging, telur, dan ikan, ketersediaannya masih dalam kondisi aman.
Stabilitas pasokan tersebut menjadi indikator penting dalam menjaga keterjangkauan harga di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi pasar serta memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan dengan baik, termasuk mengantisipasi potensi penimbunan barang yang dapat memicu kenaikan harga.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menjalani bulan Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan lebih tenang.
Kegiatan pemantauan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Barru, Kapolres Barru, Ketua DPRD Barru, para kepala organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Barru, Staf Ahli Bupati, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Barru, Kepala BPS Kabupaten Barru, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal.











