BOGOR, WARTANA – Kisah pilu kakak beradik Muhamad Haikal Alfarizi (18) dan Haezar Alzikri (15) menyentuh hati banyak orang setelah video mereka viral di media sosial. Keduanya terpaksa bergantian memakai seragam pramuka dan sepatu demi bisa tetap bersekolah.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @sahabatlangit.indonesia, tampak Haikal menunggu di depan kontrakan sederhana di Gang Sawo, Desa Bojong Indah, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Begitu adiknya, Haezar, pulang sekolah, seragam dan sepatu langsung dipakai bergantian oleh sang kakak untuk melanjutkan sekolah.
Kehidupan Haikal dan Haezar tidak mudah. Mereka tinggal di kontrakan sempit bersama adik bungsu bernama Calista (9), nenek Sumiati (66), serta sang ibu yang merupakan penyandang ODGJ. Ayah mereka telah meninggal dunia pada 2020, sehingga keluarga ini mengandalkan bantuan keluarga besar untuk bertahan hidup dan membayar kontrakan Rp700 ribu per bulan.
Tante mereka, Dika Yuniasari, mengungkap alasan di balik kisah tersebut. “Seragam pramuka cuma satu, jadi harus dipakai bergantian. Adiknya dulu baru kakaknya,” jelasnya.
Meski sempat merasa tertekan setelah kisah mereka viral, Haikal dan Haezar akhirnya mendapat banyak bantuan. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, turut memberikan dukungan berupa seragam, sepatu, alat tulis, hingga biaya sekolah.
Kini, ketiga bersaudara itu bisa bersekolah dengan lebih tenang. Dalam video terbaru, Haikal, Haezar, dan Calista terlihat ceria saat mendapat seragam baru dan perlengkapan sekolah hasil bantuan para donatur.









