MAKASSAR — REKTOR Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Karta Jayadi, mencopot Wakil Rektor II, Prof. Dr. Ichsan Ali, pada Senin (19/5). Sebagai penggantinya, Prof. Karta melantik Prof. Dr. Hartati.
Menurut Karta Jayadi, penggantian wakil rektor ini dilakukan semata-mata untuk perbaikan organisasi. Ia menyatakan bahwa salah satu alasan penggantian tersebut adalah karena Prof. Ichsan Ali dianggap tidak mampu bekerja sama dan berakselerasi dalam percepatan program kerja UNM.
Di UNM sendiri, pergantian wakil rektor juga terjadi pada era kepemimpinan Prof. Dr. Husain Syam pada tahun 2022. Saat itu, Prof. Husain mencopot Wakil Rektor bidang kemahasiswaan, Prof. Dr. Sukardi Weda, yang kemudian digantikan oleh Prof. Dr. Andi Idkhan.
Sebenarnya, penggantian atau pencopotan wakil rektor adalah hal yang lazim terjadi di sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia. Tahun lalu, di Universitas Lampung, Wakil Rektor II, Prof. Dr. Rudy, juga dicopot dari jabatannya.
Reshuffle dan pencopotan wakil rektor juga pernah terjadi di Universitas Indonesia pada tahun 2021. Wakil Rektor bidang kemahasiswaan, Prof. Dr. Rosari Saleh, dicopot oleh Rektor Prof. Ari Kuncoro.
Pada tahun yang sama, reshuffle wakil rektor juga terjadi di Universitas Islam Negeri (UIN) Hidayatullah Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, dua wakil rektor dicopot secara bersamaan, yaitu Wakil Rektor bidang kemahasiswaan, Dr. Masri Mansoer, dan Wakil Rektor bidang kerja sama, Prof. Dr. Faizal Bakti.
Sebelumnya, pada tahun 2010, Prof. Dr. Anak Agung Banyu Perwita juga dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Rektor V bidang kerja sama Universitas Parahyangan, Bandung. []











