Pemkot Makassar Relokasi Ratusan Pedagang Pasar Tumpah Veteran Utara ke Malengkeri, Klaim Berjalan Kondusif

Pemkot Makassar Relokasi Ratusan Pedagang Pasar Tumpah Veteran Utara ke Malengkeri, Klaim Berjalan Kondusif

Makassar, Wartana.com – Ratusan pedagang pasar tumpah dan aktivitas bongkar muat di kawasan Jalan Veteran Utara, Makassar, berhasil direlokasi ke Terminal Malengkeri, Kecamatan Tamalate, pada Minggu dini hari (24/5/2026). Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengklaim proses penertiban yang bertujuan mengurai kemacetan dan kesemrawutan selama dua dekade ini berjalan kondusif tanpa gesekan berarti.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, menyampaikan bahwa tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP, serta jajaran kecamatan, menerapkan pendekatan dialogis. Pendekatan ini disebut berhasil meredam potensi konflik sosial yang kerap mewarnai operasi penertiban. “Alhamdulillah penataan berjalan kondusif. Tidak ada gesekan karena semua dilakukan secara kolektif dengan mengedepankan komunikasi,” ujar Ali Gauli pada Minggu (24/5). Penertiban ini menyasar lapak PKL dan praktik bongkar muat yang telah mengokupasi trotoar serta badan jalan di Jalan Kubis dan lorong-lorong sekitarnya selama lebih dari 20 tahun.

Sebanyak 308 pedagang dengan mobil boks bongkar muat kini dipindahkan ke fasilitas yang disediakan di Terminal Malengkeri. Selain itu, pembersihan lapak juga dilakukan di titik-titik krusial lainnya seperti Jalan Lobak, Lorong 97, dan Lorong 98 yang selama ini menyumbat akses publik. Data dari Perumda Pasar mencatat total 359 pedagang terdampak relokasi ini, meliputi:

  • Jalan Mentimun: 84 Pedagang
  • Jalan Bayam: 85 Pedagang
  • Jalan Kubis: 68 Pedagang
  • Lorong 97-101: 100+ Pedagang

Pemkot Makassar juga menjanjikan fasilitas tempat gratis di lokasi baru agar roda ekonomi para pedagang dapat terus berjalan.

Langkah tegas Pemkot Makassar ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang telah puluhan tahun mengeluhkan kemacetan dan kebersihan lingkungan. Namun, publik kini menyoroti aspek keberlanjutan dari kebijakan ini. Banyak yang mempertanyakan apakah sterilisasi Jalan Veteran Utara akan bertahan lama atau hanya bersifat sementara, mengingat adanya penertiban serupa di tahun-tahun sebelumnya yang gagal mempertahankan kondisi steril.

Menjawab kekhawatiran tersebut, Ali Gauli berharap para pedagang dapat konsisten menempati lokasi relokasi. “Dengan kesadaran pedagang untuk relokasi ke Terminal Malengkeri, fungsi jalan bisa kembali digunakan dengan nyaman dan aman oleh masyarakat,” tambahnya. Keberhasilan jangka panjang dari relokasi ini kini bergantung pada Pemkot Makassar untuk memastikan bahwa Terminal Malengkeri menyediakan fasilitas yang representatif dan memadai, sehingga para pedagang tidak kembali lagi mengokupasi bahu jalan Veteran Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *