MAKASSAR, WARTANA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) demi menopang pembangunan kota. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah melalui sosialisasi bertajuk “Peningkatan Kepatuhan Pajak Daerah: Sosialisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) atas Jasa Parkir”.
Kegiatan ini digelar di Hotel Novotel Makassar, Jalan Chairil Anwar, pada 2 September 2025. Acara tersebut menghadirkan sejumlah pihak penting, termasuk Perumda Parkir Makassar Raya, Dinas Perhubungan, serta perwakilan perusahaan pemilik lahan parkir di Kota Makassar.
Acara resmi dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkot Makassar, Firman Hamid Pagarra, yang hadir mewakili Wali Kota Makassar. Dalam sambutannya, Firman menekankan pentingnya optimalisasi pajak daerah, bukan hanya untuk mendukung pembangunan lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap anggaran nasional.
“Dengan pendapatan pajak daerah yang optimal, pemerintah pusat bisa lebih fokus pada program prioritas nasional. Sementara daerah, seperti Makassar, dapat membiayai kebutuhannya sendiri secara mandiri,” jelas Firman.
Sementara itu, Kepala Bapenda Makassar, Andi Asminullah, mengungkapkan bahwa sektor pajak masih menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan daerah. Pada tahun 2025, target pajak daerah Makassar ditetapkan sebesar Rp2,1 triliun. Dari jumlah itu, Rp25 miliar ditargetkan khusus dari PBJT atas jasa parkir.
“Target ini sangat penting untuk mendukung pembangunan Kota Makassar. Saat ini, progres PAD sudah mencapai Rp1,242 triliun, dan dari pajak daerah sebesar Rp1,070 triliun. Ini progres yang sangat menggembirakan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Asminullah menjelaskan bahwa beberapa jenis pajak dengan kontribusi besar diperkirakan meningkat menjelang akhir tahun. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi penopang utama.
BPHTB sendiri tercatat menyumbang lebih dari Rp380 miliar, sedangkan PBB mencapai lebih dari Rp275 miliar. Selain itu, pajak hiburan dan restoran juga memberi kontribusi signifikan bagi kas daerah.
Dengan strategi sosialisasi dan peningkatan kepatuhan pajak, Bapenda Makassar berharap kesadaran wajib pajak semakin meningkat. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di Kota Makassar.











