Makassar, Wartana.com – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial (Dinsos) mencatat peningkatan signifikan dalam progres pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Hingga 11 Agustus 2026, tercatat 50.088 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 11,41 persen dari total sasaran telah terdata. Capaian ini menjadi modal penting bagi Dinsos untuk mengejar target 70 persen yang ditetapkan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, sebelum 31 Agustus 2026.
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menjelaskan bahwa lonjakan angka ini merupakan buah dari upaya percepatan pendataan yang melibatkan ribuan Agen Perlinsos. Para agen ini merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertugas di masing-masing kecamatan.
“Progres Perlinsos sudah mengalami peningkatan signifikan. Agen turun ke lapangan per kecamatan. Agen kita semuanya ASN dari berbagai SKPD yang ada di kecamatan,” ujar Andi Bukti pada Rabu (12/8/2026).
Makassar sendiri merupakan salah satu dari 48 daerah yang ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai lokasi proyek percontohan (pilot project) digitalisasi perlindungan sosial. Oleh karena itu, percepatan pendataan terus digencarkan guna memastikan capaian Kota Makassar dapat melampaui target nasional.
Andi Bukti menambahkan, pada awal Agustus, progres pendataan di Makassar baru berada di kisaran 0,1 persen atau sekitar 1.000 KK, yang menempatkan kota ini di kelompok terbawah dari daerah percontohan. Namun, setelah dilakukan evaluasi menyeluruh dan pengerahan agen secara masif, capaian meningkat drastis menjadi 50.088 KK atau 11,41 persen, sehingga posisi Makassar kini berada di kelompok tengah nasional.
“Data itu per tanggal 11 Agustus dan sampai sekarang pendataan masih terus berjalan. Masih ada data yang belum masuk, sehingga progresnya terus bertambah. Ini tentu menjadi perkembangan yang menggembirakan,” pungkasnya, menegaskan komitmen Dinsos untuk terus mengoptimalkan pendataan.









