Barru, Wartana.com – Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang memantau pelaksanaan Lomba Permainan Tradisional Antar-SKPD dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Barru di Alun-Alun Colliq Pujie, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan menindaklanjuti arahan Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari. Selain memastikan perlombaan berjalan tertib dan meriah, kunjungan Abustan menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian permainan tradisional sebagai sarana mempererat kebersamaan.
Dalam peninjauannya, Abustan menyaksikan sejumlah pertandingan, termasuk final tarik tambang putra yang mempertemukan BPBD dan Satpol PP Damkar. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh tim BPBD. Sejumlah permainan mangasing juga masih berlangsung saat peninjauan dilakukan.
Di sela-sela kegiatan, Abustan turut menyempatkan diri melihat aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka lapak di sekitar lokasi. Ia berharap momentum perayaan kemerdekaan dapat memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
“Momentum seperti ini harus bisa memberi ruang bagi UMKM untuk tumbuh. Masyarakat menikmati kegiatan, pelaku usaha juga mendapatkan manfaat ekonomi,” kata Abustan.
Selain mendukung aktivitas UMKM, Wakil Bupati juga memperlihatkan komitmennya terhadap peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah. Abustan membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui layanan QRIS yang tersedia pada tenant Bapenda Kabupaten Barru.
“Saya membayar PBB menggunakan QRIS. Saya mengimbau seluruh warga Barru, terutama para pejabat, untuk membayar PBB menggunakan QRIS. Dengan begitu, pembayaran bisa lebih jelas dan masuk ke kas daerah,” ujarnya.
Menurut Abustan, pemanfaatan pembayaran digital menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan pajak yang lebih praktis, cepat, transparan, dan akuntabel. Masyarakat juga mendapat kemudahan dalam menyelesaikan kewajiban pajaknya tanpa harus melalui proses pembayaran secara konvensional.
Pembayaran PBB melalui QRIS dalam kegiatan tersebut juga disertai bentuk apresiasi bagi wajib pajak berupa minyak dan gula. Program tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat memanfaatkan kanal pembayaran digital.
Abustan menegaskan, kepatuhan membayar pajak merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Optimalisasi penerimaan pajak akan memperkuat kapasitas fiskal pemerintah sehingga manfaatnya dapat kembali dirasakan masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja, Kepala Bapperida, Kepala Bapenda beserta jajaran, serta Kabid Humas IKP Diskominfo-SP Kabupaten Barru.









