MAKASSAR – SEKRETARIS Dinas Kominfo Kota Makassar, Ismawaty Nur, secara tegas menyatakan tugas admin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bukanlah sekadar meneruskan aduan.
Dalam Sosialisasi SP4N-LAPOR! 2025, ia menekankan pentingnya responsivitas dan tindak lanjut yang serius hingga tuntas, mengubah sistem pengaduan dari sekadar wadah keluhan menjadi alat evaluasi untuk perbaikan layanan publik.
Kegiatan yang bertema “Dari Evaluasi ke Aksi: Peningkatan Responsivitas Pengelolaan Pengaduan Publik Kota Makassar” ini berlangsung di Ruang Pertemuan Makassar Government Center (MGC), Selasa (30/9/2025).
“Tugas admin bukan sekadar meneruskan aduan, tetapi menunjukkan kepedulian dengan menindaklanjutinya secara serius dan berkelanjutan hingga tuntas,” tegas Ismawaty dalam arahannya.
Ia menjelaskan bahwa SP4N-LAPOR! hadir sebagai kanal resmi yang menghubungkan aspirasi masyarakat dengan pemerintah.
Sistem ini, menurutnya, bukan hanya wadah keluhan, melainkan juga sarana evaluasi guna mendorong perbaikan layanan publik.
Lebih lanjut, Sekretaris Kominfo menambahkan bahwa hasil evaluasi harus bertransformasi menjadi langkah nyata. “Dari evaluasi kita bergerak menuju aksi, agar pelayanan publik di Makassar semakin baik,” ungkapnya.
Sosialisasi yang menghadirkan admin pengelola pengaduan dari seluruh OPD ini juga dihadiri oleh Asisten Muda Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, ST Dwi Adiyah Pratiwi, dan Pranata Humas Ahli Pertama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan, Muh. Iswar Ramadhan.
Berbagai topik strategis dibahas, mulai dari integrasi antar-OPD, pemanfaatan teknologi informasi, hingga upaya mempercepat penyelesaian laporan agar warga merasa terlayani dengan baik.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas respons setiap OPD dalam menangani pengaduan masyarakat. []
Admin OPD Makassar Didesak Tingkatkan Respons Aduan Warga lewat SP4N-LAPOR! 2025
MAKASSAR – SEKRETARIS Dinas Kominfo Kota Makassar, Ismawaty Nur, secara tegas menyatakan tugas admin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bukanlah sekadar meneruskan aduan.
Dalam Sosialisasi SP4N-LAPOR! 2025, ia menekankan pentingnya responsivitas dan tindak lanjut yang serius hingga tuntas, mengubah sistem pengaduan dari sekadar wadah keluhan menjadi alat evaluasi untuk perbaikan layanan publik.
Kegiatan yang bertema “Dari Evaluasi ke Aksi: Peningkatan Responsivitas Pengelolaan Pengaduan Publik Kota Makassar” ini berlangsung di Ruang Pertemuan Makassar Government Center (MGC), Selasa (30/9/2025).
“Tugas admin bukan sekadar meneruskan aduan, tetapi menunjukkan kepedulian dengan menindaklanjutinya secara serius dan berkelanjutan hingga tuntas,” tegas Ismawaty dalam arahannya.
Ia menjelaskan bahwa SP4N-LAPOR! hadir sebagai kanal resmi yang menghubungkan aspirasi masyarakat dengan pemerintah.
Sistem ini, menurutnya, bukan hanya wadah keluhan, melainkan juga sarana evaluasi guna mendorong perbaikan layanan publik.
Lebih lanjut, Sekretaris Kominfo menambahkan bahwa hasil evaluasi harus bertransformasi menjadi langkah nyata. “Dari evaluasi kita bergerak menuju aksi, agar pelayanan publik di Makassar semakin baik,” ungkapnya.
Sosialisasi yang menghadirkan admin pengelola pengaduan dari seluruh OPD ini juga dihadiri oleh Asisten Muda Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, ST Dwi Adiyah Pratiwi, dan Pranata Humas Ahli Pertama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan, Muh. Iswar Ramadhan.
Berbagai topik strategis dibahas, mulai dari integrasi antar-OPD, pemanfaatan teknologi informasi, hingga upaya mempercepat penyelesaian laporan agar warga merasa terlayani dengan baik.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas respons setiap OPD dalam menangani pengaduan masyarakat. []











