DPRD Makassar Fasilitasi Mediasi Konflik Relokasi PKL Benteng Rotterdam

PKL Benteng Rotterdam Tolak Penggusuran, DPRD Makassar Turun Tangan

Makassar, Wartana.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Muchlis Misbah, menemui sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) Es Kelapa Muda Benteng Rotterdam yang berunjuk rasa menolak penggusuran. Aksi tersebut berlangsung di depan kantor sementara DPRD Makassar pada Senin, 15 Juni 2026.

Para pedagang yang tergabung dalam Aliansi Pekalima Melawan ini mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar untuk mengedepankan penataan tanpa menghilangkan mata pencarian mereka. Penolakan ini muncul sebagai respons terhadap rencana Pemkot Makassar yang akan merelokasi para pedagang dari area Benteng Rotterdam.

Muchlis Misbah menjelaskan bahwa Pemkot telah menawarkan lokasi relokasi di Pasar Baru. Namun, permasalahan utama yang masih belum terselesaikan adalah skema pembayaran sewa lapak di lokasi baru tersebut yang belum mencapai kesepakatan dengan para pedagang.

“Kami di DPRD akan memfasilitasi pertemuan lanjutan antara pedagang dan Pemkot untuk mencari solusi terbaik,” ujar Muchlis Misbah. Ia menegaskan, meskipun trotoar secara peruntukan adalah untuk pejalan kaki, namun para pedagang juga perlu mendapatkan pembinaan. “Prinsipnya, pedagang perlu dibina, bukan dibinasakan,” tambahnya.

Sebagai salah satu opsi solusi, legislator dari Fraksi Hanura ini mengusulkan agar para pedagang yang direlokasi diberikan masa gratis selama enam bulan. Masa gratis ini diharapkan dapat membantu pedagang beradaptasi dengan lingkungan dan pelanggan baru di lokasi relokasi tanpa terbebani biaya sewa di awal.

DPRD Makassar berkomitmen untuk terus mengawal permasalahan ini hingga tercapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak, memastikan mata pencarian pedagang tetap terjaga sekaligus menata kawasan kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *