Ketegangan Memanas di Teluk: UEA Diserang Drone, Iran Bantah Keras Tuduhan dan Salahkan AS

UEA Diserbu Serangan Drone, Iran Bantah Jadi Dalang
Iran membantah meluncurkan serangan ke fasilitas energi maupun fasilitas lain milik UEA usai negara tersebut mengaku diserang pesawat tak berawak Teheran. (AFP/Giuseppe Cacace)

Jakarta, Wartana.com – Iran membantah keras tuduhan meluncurkan serangan pesawat tak berawak terhadap fasilitas energi di Fujairah, Uni Emirat Arab (UEA), pada Senin (4/5). Teheran justru menuding tindakan militer Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz sebagai pemicu insiden yang melukai tiga warga India tersebut.

Seorang pejabat militer Iran menegaskan kepada televisi pemerintah bahwa Republik Islam Iran tidak memiliki program terencana untuk menyerang fasilitas minyak dimaksud. “Apa yang terjadi adalah akibat dari tindakan militer AS untuk menciptakan jalur bagi kapal-kapal agar bisa melewati jalur terlarang di Selat Hormuz secara ilegal. Militer AS harus dimintai pertanggungjawaban atas itu,” ujar pejabat tersebut, seperti dikutip AFP.

Pejabat Iran itu menambahkan bahwa AS mesti mengakhiri segala perilaku buruk dalam proses diplomatik dan menghentikan aksi-aksi militer di kawasan minyak sensitif ini. Sebelumnya, UEA melaporkan bahwa fasilitas energi di Fujairah menjadi sasaran serangan drone, menyebabkan tiga warga India terluka. Abu Dhabi mengecam serangan tersebut sebagai “eskalasi berbahaya” di tengah gencatan senjata yang sedang berlaku.

Hingga Senin malam, Kementerian Pertahanan UEA mencatat adanya 15 serangan udara yang diluncurkan. Klaim tersebut menyebutkan bahwa setidaknya 12 rudal balistik, tiga rudal jelajah, dan empat drone berhasil dicegat.

Insiden ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengumumkan rencananya untuk memandu kapal-kapal tanker keluar dari Selat Hormuz, jalur perdagangan vital yang seringkali terjebak konflik. Parlemen Iran menilai pengawalan kapal-kapal oleh AS sebagai pelanggaran gencatan senjata. Media pemerintah Iran sempat melaporkan angkatan laut Teheran melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal perang AS di Selat Hormuz. Trump sebelumnya juga mengklaim pasukannya berhasil menembak tujuh kapal kecil militer Iran, di mana enam di antaranya hancur, namun klaim tersebut dibantah oleh Teheran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *