Blokade Eropa: Sekutu Utama AS Tolak Pangkalan Militer untuk Serang Iran

Daftar Sekutu AS yang Tolak Pangkalannya Dipakai buat Serang Iran
Ilustrasi. Jet tempur dan bomber AS. (Getty Images via AFP/CHRIS GRAYTHEN)

Jakarta, Wartana.com – Sejumlah negara sekutu utama Amerika Serikat di Eropa secara tegas menolak penggunaan pangkalan militer dan wilayah udara mereka oleh Washington sebagai basis atau rute untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Penolakan ini mencuat di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Teheran, dengan beberapa negara seperti Spanyol, Prancis, Italia, dan Swiss mengambil sikap kontra terhadap potensi operasi militer.

Spanyol menjadi salah satu negara pertama yang secara lantang menyatakan penolakannya. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez memerintahkan Menteri Pertahanan Margarita Robles untuk segera menutup wilayah udara negara itu jika AS dan Israel memerangi Iran. Selain itu, Spanyol juga melarang penggunaan pangkalan militer Rota dan Moron untuk pasukan Pentagon. Menteri Pertahanan Margarita Robles menyatakan, “Hal ini telah dijelaskan dengan sangat jelas kepada militer dan pasukan Amerika sejak awal. Oleh karena itu, baik pangkalan-pangkalan tersebut tidak diizinkan, dan tentu saja, penggunaan wilayah udara Spanyol juga tidak diizinkan untuk tindakan apa pun yang terkait dengan perang di Iran.”

Langkah serupa juga diambil Prancis. Pemerintah Presiden Emmanuel Macron pada Maret menegaskan menolak mengizinkan pesawat-pesawat yang mengangkut persediaan militer dan yang menuju Israel melewati wilayah udara Prancis. Penolakan ini bahkan memicu reaksi keras dari mantan Presiden AS Donald Trump, yang melabeli Paris sebagai sekutu “sangat tidak membantu”. Sementara itu, di Italia, pemerintah di bawah PM Giorgia Meloni menolak sejumlah pesawat pengebom AS mendarat di pangkalan udara Sigonella, Sisilia. Penolakan ini terjadi saat pesawat-pesawat tersebut sudah dalam perjalanan dan tidak diizinkan oleh Menteri Pertahanan Guido Crosetto, meskipun juru bicara Pentagon menyebut Komando Eropa AS secara rutin menerima pesawat militer sesuai perjanjian akses.

Berpegang pada hukum netralitas, Swiss juga menolak sebagian besar permintaan AS untuk menggunakan wilayah udaranya selama potensi konflik dengan Iran. Menurut laporan kantor berita Keystone-SDA, dari 11 permohonan dari AS antara 5 hingga 23 Maret, hanya empat yang disetujui oleh Kantor Penerbangan Sipil Federal Swiss, dan satu permohonan ditarik kembali. Sikap dari negara-negara sekutu ini menyoroti kompleksitas hubungan internasional dan dilema yang dihadapi negara-negara Eropa dalam menyeimbangkan aliansi mereka dengan Amerika Serikat di tengah krisis geopolitik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *