Ironi Piala Dunia 2026: Axolotl, Maskot yang Nyaris Punah, Hiasi Meksiko

Hewan 'Ikan Berjalan' Jadi Maskot Piala Dunia 2026, Nyaris Punah
Axolotl jadi maskot tak resmi Mexico City saat kota ini bersiap jadi tuan rumah lima pertandingan Piala Dunia. (REUTERS/Raquel Cunha)

Mexico City, Wartana.com – Gegap gempita Piala Dunia 2026 mulai menyelimuti Kota Meksiko, di mana simbol ikan lucu nan imut, axolotl, menghiasi jalan dan fasilitas publik. Namun, di balik semaraknya perayaan, hewan endemik famili salamander ini justru menghadapi ancaman kepunahan serius di alam liar.

Axolotl, yang digambarkan dengan warna ungu cerah pada mural hingga gerbong kereta bawah tanah, telah ditetapkan sebagai maskot tak resmi Mexico City. Kota ini akan menjadi tuan rumah lima pertandingan Piala Dunia, termasuk laga pembuka yang dijadwalkan pada Kamis (11/6). Penggunaan axolotl sebagai simbol diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi.

“Beberapa orang asing bertanya apakah bisa dimakan – jawabannya tidak, mereka berisiko punah,” ujar Ernesto Velaquez, pengelola kios mainan di Taman Chapultepec, kepada Reuters. Ia menambahkan, “Saya berharap Piala Dunia akan membantu orang-orang belajar lebih banyak sehingga kita bisa merawat mereka dengan lebih baik.”

Kendati demikian, penggunaan ikon axolotl ini tidak sepenuhnya disambut gembira oleh warga Mexico City. Sejumlah warga justru mengkritik langkah tersebut, menudingnya sebagai upaya pengalihan perhatian dari masalah infrastruktur dan minimnya upaya konservasi nyata yang dilakukan pemerintah.

Faktanya, keberadaan axolotl di alam liar semakin sulit dideteksi. Sensus terbaru yang dimulai pada tahun 2024 belum berhasil menemukan satu pun axolotl secara langsung. Koordinator sensus, Vania Mendoza, menjelaskan bahwa meskipun timnya tidak menemukan axolotl di jaring, analisis DNA air memastikan bahwa beberapa individu masih bertahan di kanal-kanal Xochimilco.

Penurunan populasi axolotl sangat drastis. Data dari Universidad Nacional Autónoma de México (UNAM) pada tahun 2014 menunjukkan hanya sekitar 36 axolotl per kilometer persegi di Xochimilco, anjlok tajam dari 6.000 per kilometer persegi pada tahun 1998.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *