MALINO – GELIAT mesin 4×4 menggema di lereng gunung Malino, menandai dibukanya event off-road bertajuk “Three Days Off-Road Adventure Troff Hasanuddin”.
Lebih dari sekadar ajang balap, event yang digelar dalam rangka HUT TNI Ke-80 ini menjadi wadah strategis untuk memperkokoh sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, dan masyarakat.
Antusiasme tinggi ditunjukkan peserta yang datang dari berbagai penjuru Sulawesi hingga Kalimantan. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, didampingi Wakil Bupati Darmawangsyah Muin, secara resmi melepas para peserta di Secata Rindam XIV/Hasanuddin, Tinggimoncong.
Dalam sambutannya, Bupati pertama perempuan Gowa itu menegaskan bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan TNI adalah kunci pembangunan.
“Di Kabupaten Gowa, TNI telah menjadi bagian penting dalam setiap langkah pembangunan. Sinergi ini harus terus kita jaga dan perkuat,” tegas Bupati Talenrang.
Ia juga menyoroti potensi Malino yang tak hanya sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga sebagai ‘surga’ bagi komunitas otomotif, khususnya pencinta off-road. Kebanggaannya terpancar melihat antusiasme peserta dari Samarinda, Sulawesi Barat, hingga Sulawesi Tenggara.
“Kegiatan ini bukan hanya menyalurkan hobi, tetapi juga mendongkrak ekonomi lokal. UMKM tumbuh, dan destinasi wisata kita semakin dikenal. Nikmatilah ‘Beautiful Malino’ dan promosikan keindahannya,” ajaknya.
Pernyataan Bupati Talenrang diamini oleh Ketua Pengda IOF Sulawesi Selatan, Adi Rasyid Ali. Ia mengungkapkan kebanggaannya atas animo peserta, termasuk kisah inspiratif dari tim Samarinda yang rela menyeberang menggunakan kapal untuk ikut serta.
“Itu bukti semangat mereka luar biasa dan daya tarik Malino memang hebat. Benar-benar Wonderful Malino!” ujar Adi.
Event ini menawarkan tiga kategori tantangan: Overland, Offroad Extreme, dan 4×2 Cumberband. Adi berharap kegiatan ini dapat menjadi event tahunan bertaraf nasional dan masuk dalam kalender resmi *sport tourism* Kabupaten Gowa.
Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Windiyatno, menegaskan bahwa event ini adalah wujud nyata semangat kebersamaan dan soliditas. Ia menekankan, kekuatan TNI bersumber dari rakyat.
“Tanpa masyarakat, TNI tidak memiliki arti apa pun. Indonesia adalah negara yang luas, dan salah satu kebanggaan terbesar kita adalah kekuatan pertahanan yang lahir dari persatuan,” ucap Windiyatno.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam event ini dapat terus terjaga untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. []











