GOWA – PEMERINTAH Kabupaten Gowa melalui PGRI Cabang Khusus Lingkup Dinas Pendidikan Wilayah II memberikan apresiasi tinggi kepada para pahlawan pendidikan.
Sebanyak 13 guru yang terdiri dari 10 guru berprestasi tingkat nasional dan 3 guru berdedikasi menerima penganugerahan dalam acara yang digelar di Baruga Karaeng Galesong, Sabtu (10/1/2025).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dengan penuh semangat membuka pidatonya dengan sentuhan personal yang dalam.
“Saya anak guru. Ibu saya guru. Saya tumbuh dari gaji seorang guru yang mengabdi dengan keikhlasan. Tidak ada orang hebat yang bisa menjadi apa pun tanpa peran guru,” tegas bupati perempuan pertama di Gowa tersebut.
Ia juga menggambarkan betapa guru adalah fondasi utama pembentuk individu dan bangsa. Lebih dari sekadar upacara seremonial, Talenrang menegaskan bahwa penghargaan ini adalah pengakuan atas integritas dan perjuangan guru di tengah arus disrupsi teknologi dan tuntutan peningkatan mutu pembelajaran.
“Guru adalah pendidik, pembimbing, sekaligus teladan. Dari tangan gurulah lahir generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan komitmen kuat Pemkab Gowa untuk terus memprioritaskan peningkatan kualitas guru sebagai penggerak perubahan. Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui peningkatan kompetensi, pemerataan layanan pendidikan, dan kolaborasi berkelanjutan dengan PGRI.
Salah satu penerima penghargaan, Muhammad Maulana Arif, guru SMA Negeri 14 Gowa peraih Terbaik II Learning Content Creator LAN Awards 2025, menyampaikan rasa syukurnya.
“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi guru-guru lain untuk terus berprestasi dan mengabdikan diri,” harapnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Gowa, Firdaus, menyatakan bahwa kegiatan tahunan ini merupakan bentuk apresiasi nyata dan mungkin satu-satunya di tingkat cabang dinas yang secara konsisten menghargai dedikasi guru. []











