Barru, Wartana.com – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang menghadiri puncak peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 tingkat Kabupaten Barru yang digelar di kawasan Car Free Day Alun-alun Colliq Pujie, Ahad (7/6/2026).
Puncak peringatan ditandai dengan kegiatan Senam Kesehatan Taichi yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari tenaga kesehatan, peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), komunitas senam, hingga masyarakat umum.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Barru, Ketua PMI Barru, Ketua TP PKK Barru, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi profesi kesehatan, kepala puskesmas, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Barru atas kontribusi yang terus diberikan dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan di daerah.
Menurutnya, dokter memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses.
Pada kesempatan itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Ketua IDI Barru yang juga menjabat sebagai Direktur RSUD Lapatarai Barru, dr. Suriadi Nurdin, atas berbagai pembenahan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
“Berbagai perubahan dan pembenahan mulai terlihat di RSUD Lapatarai. Ini menjadi bagian penting dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Barru,” ujarnya.
Bupati turut mengajak masyarakat, khususnya kalangan lanjut usia (lansia), untuk tetap menjalani hidup dengan aktif, sehat, dan penuh semangat.
Menurutnya, memasuki usia lanjut bukanlah sesuatu yang harus disesali, melainkan fase kehidupan yang perlu dijalani dengan rasa syukur dan kebahagiaan.
“Menjadi lansia bukan sesuatu yang menyedihkan. Yang terpenting adalah tetap sehat, aktif, percaya diri, dan menikmati kehidupan,” katanya.
Suasana kegiatan semakin meriah saat Bupati menyinggung istilah “Lansia Luna Maya” yang diperkenalkan Ketua IDI Barru. Istilah tersebut merupakan akronim dari “Lanjut Usia Namun Masih Bisa Bergaya”, yang langsung mendapat respons antusias dari para peserta.
“Lansia harus tetap semangat, sehat, produktif, dan bahagia. Jangan pernah merasa tua untuk tetap berkarya dan bergaya,” ucapnya disambut tepuk tangan peserta.
Bupati juga mendukung rencana menjadikan senam Taichi sebagai agenda rutin setiap pekan di kawasan Car Free Day Barru. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana menjaga kesehatan sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan, baik melalui peningkatan kualitas tenaga medis maupun pembenahan fasilitas kesehatan di seluruh wilayah.
“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman saat memperoleh layanan kesehatan, baik di puskesmas maupun di rumah sakit,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua IDI Cabang Barru, dr. Suriadi Nurdin, Sp.B., M.Kes., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barru atas dukungan yang diberikan terhadap berbagai program pelayanan dan pengabdian kesehatan yang dijalankan para dokter.
Menurutnya, pemilihan kawasan Car Free Day sebagai lokasi puncak peringatan HBDI dilakukan karena kawasan tersebut telah berkembang menjadi ruang publik yang aktif digunakan masyarakat untuk berolahraga, bersosialisasi, dan beraktivitas ekonomi.
IDI Barru, kata dia, ingin menjadikan ruang publik tersebut sebagai pusat tumbuhnya komunitas sehat yang mampu mendorong budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Kami berharap ruang publik tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang belajar dan berbagi untuk membangun budaya hidup sehat yang berkelanjutan,” jelasnya.
Pada peringatan HBDI tahun ini, IDI Barru memberikan perhatian khusus kepada kelompok lansia melalui pengenalan olahraga Taichi. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Taichi memiliki manfaat besar dalam meningkatkan keseimbangan tubuh, kebugaran fisik, kesehatan pernapasan, hingga kesehatan mental, terutama bagi lansia dan penderita penyakit kronis.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya gerakan hidup sehat yang berkelanjutan sehingga para lansia di Barru dapat tetap aktif, mandiri, produktif, dan bahagia,” pungkasnya.
Peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 di Kabupaten Barru sendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah berlangsung sejak 20 Mei 2026, meliputi berbagai program promotif, preventif, dan kuratif yang melibatkan dokter umum maupun dokter spesialis sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.









