WARTANA, BARRU– Suasana meriah mewarnai Pantai Lapakaka, Kelurahan Bojo Baru, Kecamatan Mallusetasi, saat Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, secara resmi membuka Pesta Rakyat Pesisir pada Kamis (21/8/2025). Kegiatan yang diprakarsai oleh pemuda setempat ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Agustus 2025.
Pesta rakyat ini menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari perlombaan tradisional khas pesisir, panggung hiburan, hingga ajang kuliner rakyat. Seluruh rangkaian dirancang untuk memberikan ruang bagi masyarakat menikmati hiburan sekaligus merawat kearifan lokal yang diwariskan leluhur mereka.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina mengapresiasi tinggi semangat generasi muda Bojo Baru yang berhasil menghadirkan kegiatan dengan nuansa budaya bahari yang kental.
“Tentu kami dari pemerintah daerah sangat mengapresiasi semangat anak-anak muda kita di Bojo Baru ini. Kegiatan seperti inilah yang menjadi wujud nyata pelestarian budaya bahari di Kabupaten Barru,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam menjaga warisan budaya pesisir menjadi kunci keberlanjutan identitas lokal. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru akan terus memberi dukungan penuh agar kegiatan serupa dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin besar.
“Saya pastikan pemerintah Kabupaten Barru akan terus hadir membersamai dan mendukung kegiatan ini. Harapannya, Pesta Rakyat Pesisir ke depan tidak hanya jadi ajang hiburan, tetapi juga menghadirkan inovasi anak muda dan berdampak langsung bagi perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Bagi masyarakat pesisir Barru, pesta rakyat semacam ini bukan sekadar ajang hiburan tahunan. Ia menjadi ruang berkumpul, menguatkan ikatan sosial, dan merayakan identitas bahari yang menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari.
Perlombaan tradisional yang ditampilkan, seperti balap perahu kecil, tarik tambang pesisir, dan adu ketangkasan nelayan, memperlihatkan kekayaan tradisi sekaligus mengingatkan generasi muda akan nilai-nilai kebersamaan.
Tak hanya itu, momentum ini juga memberi ruang bagi pelaku UMKM pesisir untuk memasarkan produk olahan laut, kerajinan tangan, hingga kuliner khas Barru kepada para pengunjung. Dengan begitu, pesta rakyat ini diharapkan menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi lokal.
Inisiatif yang lahir dari pemuda Bojo Baru mendapat pujian dari banyak pihak. Bagi mereka, Pesta Rakyat Pesisir bukan hanya bentuk kreativitas, melainkan juga kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, khususnya sektor pariwisata.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, diharapkan kegiatan ini mampu berkembang menjadi kalender wisata tahunan Kabupaten Barru. Selain menjaga budaya, hal itu sekaligus membuka peluang lebih luas bagi promosi destinasi wisata bahari, termasuk Pantai Lapakaka, yang mulai dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan.
Selama empat hari penyelenggaraan, masyarakat setempat maupun wisatawan dari daerah sekitar diperkirakan akan memadati lokasi acara. Hal ini diharapkan memberi dampak positif terhadap perekonomian pesisir, terutama bagi warga yang menggantungkan hidupnya pada sektor wisata dan hasil laut.
Pesta Rakyat Pesisir di Bojo Baru akhirnya bukan hanya tentang kemeriahan pesta, melainkan juga simbol kolaborasi antara masyarakat, pemuda, dan pemerintah. Ia menjadi contoh bagaimana budaya bahari bisa dijaga, diwariskan, dan sekaligus dimanfaatkan untuk mendorong kesejahteraan bersama.









