Atasi Banjir Tahunan, Pembangunan Tanggul Sungai Rongkong di Luwu Utara Resmi Dimulai

Atasi Banjir Tahunan, Pembangunan Tanggul Sungai Rongkong di Luwu Utara Resmi Dimulai

LUWU UTARA, Wartana.com – Upaya penanganan banjir luapan Sungai Rongkong di Kabupaten Luwu Utara resmi memasuki tahap konstruksi fisik. Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan tanggul di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta, Kamis (23/7/2026).

Pembangunan tanggul sepanjang 200 meter ini merupakan langkah strategis untuk meminimalkan dampak banjir yang telah melanda kawasan tersebut selama tiga tahun terakhir. Proyek ini mencakup pemasangan bronjong, penggunaan material geotekstil, kayu dolken, serta pengerukan sedimen sungai. Langkah pengerukan dilakukan guna mengembalikan kapasitas tampung dan menormalisasi alur sungai agar aliran air lebih optimal saat curah hujan tinggi.

Guna memastikan pengerjaan berjalan cepat dan tepat waktu, Kodam XIV/Hasanuddin mengerahkan personel dari Batalyon Zeni Tempur 8/Sakti Mandraguna yang memiliki spesialisasi dalam konstruksi lapangan. Satuan tersebut akan bekerja sama dengan prajurit Kodim 1403/Palopo serta Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 872/Andi Djemma di bawah koordinasi teknis yang ketat.

Dalam sambutannya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyatakan bahwa proyek ini adalah respons nyata atas aspirasi masyarakat yang kerap terdampak bencana. “Hari ini menjadi bukti bahwa doa masyarakat akhirnya terjawab. Kehadiran pemerintah dan TNI di tempat ini merupakan bentuk komitmen untuk menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi warga,” ujar Pangdam.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mitigasi bencana. Menurutnya, pembangunan tanggul ini tidak hanya melindungi permukiman, tetapi juga mengamankan sektor pertanian yang menjadi tumpuan ekonomi warga setempat. “Penanganan ini diharapkan mampu meminimalkan risiko luapan Sungai Rongkong, melindungi kawasan permukiman maupun lahan pertanian, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ungkap Andi Sudirman.

Pemerintah berharap masyarakat memberikan dukungan penuh selama proses pengerjaan berlangsung agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal. Dengan rampungnya tanggul ini nantinya, aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di Kecamatan Baebunta dan sekitarnya diharapkan dapat kembali normal tanpa bayang-bayang ancaman banjir tahunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *