Makassar, Wartana – UPT SPF SMP Negeri 40 Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan program Adiwiyata Mandiri.
Beragam kegiatan lingkungan kembali digalakkan sepanjang September 2025 hingga saat ini, Sabtu (18/10/2025) sebagai upaya mempertahankan predikat sekolah berwawasan lingkungan terbaik di Kota Makassar.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMPN 40 Makassar, Dra. Hj. Rosmina, MM, mengatakan bahwa program Adiwiyata Mandiri bukan hanya sekadar prestasi, tetapi juga budaya yang harus dijaga oleh seluruh warga sekolah.
“Karena sekolah kami sudah Adiwiyata Mandiri, kami upayakan supaya tetap dikembangkan dan dilanjutkan agar sekolah tetap meraih yang namanya Adiwiyata Mandiri,” ujar Hj. Rosmina saat ditemui di sekolahnya, Senin (20/10/2025).
Menurutnya, berbagai kegiatan dilakukan untuk memperkuat pelaksanaan program tersebut, mulai dari penataan lingkungan sekolah, penghijauan, pembuatan kompos, pengelolaan hutan sekolah, hingga program daur ulang sampah non-organik.
“Setiap kegiatan ada koordinatornya masing-masing. Ada yang menangani komposter, penataan lingkungan dalam dan luar sekolah, serta hutan sekolah. Semua bertanggung jawab sesuai bidangnya,” jelasnya.
Dalam kegiatan pembuatan komposter, para siswa diajarkan cara membuat pupuk kompos dari daun-daun kering yang dikumpulkan di lingkungan sekolah.
Sementara untuk sampah anorganik seperti botol dan gelas plastik, para siswa memanfaatkannya menjadi Ecobrick dan pot bunga sebagai bentuk kreativitas ramah lingkungan.
“Kalau daun kering dijadikan kompos, sedangkan gelas dan botol plastik dipilah dan dijadikan Ecobrick. Itu hasil daur ulang dari anak-anak,” kata Hj. Rosmina.
Tak hanya itu, seluruh siswa juga terlibat aktif dalam kegiatan tersebut melalui pembentukan kader lingkungan di setiap kelas. Setiap kelas ditunjuk sekitar 10 siswa untuk menjadi kader yang bertugas membantu berbagai kegiatan lingkungan sesuai bidang masing-masing.
“Sekarang setiap kelas ada 10 kader. Mereka dibagi ke beberapa koordinator seperti komposter, penataan wilayah, dan green house. Ini bagian dari pembinaan agar siswa punya tanggung jawab menjaga lingkungan sekolah,” katanya.
Lebih lanjut, Hj. Rosmina mengungkapkan bahwa pihak sekolah menargetkan tahun 2026 sebagai momentum untuk kembali meraih predikat Adiwiyata Mandiri tingkat nasional.
“Harapan sekolah kita tetap berada di posisi Adiwiyata Mandiri. Targetnya tahun 2026, Insya Allah kita bisa jadi juara lagi,” tutupnya dengan optimis.
Dengan semangat kolaborasi seluruh warga sekolah, SMPN 40 Makassar terus berupaya menjadi contoh sekolah berbudaya lingkungan yang berkelanjutan dan inspiratif di Kota Makassar.
Post Views: 180











