FKG UMI Mengguncang SDN Balang Boddong: Inovasi Edukasi untuk Cegah Gigi Berlubang!

Makassar, Wartana – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar penyuluhan kesehatan gigi dan mulut bertajuk “Pencegahan Karies Berbasis Pendidikan Islam” di SDN Balang Boddong, Kota Makassar, Senin (05/01/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai penyebab gigi berlubang, cara pencegahan, serta pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak usia dini.

Penyuluhan dilaksanakan secara interaktif dengan penyampaian materi dan praktik langsung.

Salah satu tim penyuluh dari FKG UMI, dr Azizah, menjelaskan bahwa gigi berlubang banyak disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman manis tanpa diimbangi perawatan gigi yang baik.

“Kami menjelaskan kepada adik-adik siswa apa itu gigi berlubang, apa saja penyebabnya, terutama dari makanan dan minuman, serta bagaimana cara mencegahnya,” ujarnya.

Selain penyampaian materi, para siswa juga diberikan edukasi mengenai cara menyikat gigi yang benar.

Tim penyuluh memperagakan langsung teknik menyikat gigi yang sesuai agar dapat diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami tidak hanya menjelaskan secara teori, tetapi juga memperagakan cara menyikat gigi yang benar supaya bisa langsung diaplikasikan oleh anak-anak,” jelasnya.

Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa, tim FKG UMI juga memberikan soal evaluasi sederhana yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan.

“Setelah materi diberikan, kami juga membagikan soal untuk melihat apakah adik-adik benar-benar mengerti dengan penjelasan yang telah disampaikan,” katanya.

Penyuluhan di SDN Balang Boddong ini dilaksanakan selama satu hari dan merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat FKG UMI yang dilakukan di berbagai lokasi.

“Jadi kegiatan di SDN Balang Boddong ini hanya satu hari. Setelah itu, kami akan melaksanakan penyuluhan di lokasi lain. Ada yang di sekolah dan ada juga di lingkungan masyarakat, seperti di kompleks perumahan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian mahasiswa dan dosen FKG UMI kepada masyarakat dengan pendampingan tenaga profesional.

“Kami berasal dari FKG UMI dan kegiatan ini juga merupakan tugas pengabdian. Untuk pelaksanaannya, kami didampingi oleh dokter, salah satunya Dokter Azizah,” pungkasnya.

Post Views: 171

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *