Wali Kota Makassar Tekankan Sekolah Bukan Lahan Bisnis dalam Sosialisasi Antikorupsi

Wali Kota Makassar Tekankan Sekolah Bukan Lahan Bisnis dalam Sosialisasi Antikorupsi

Dalam acara Sosialisasi Anti Korupsi bagi Kepala Sekolah jenjang SD dan SMP se-Kota Makassar, Wali Kota menegaskan pentingnya integritas di lingkungan pendidikan.

Ia menyampaikan bahwa kepala sekolah memegang peranan sentral sebagai panutan di sekolah. Karena itu, mereka harus menjaga amanah dengan penuh tanggung jawab dan menjauhkan diri dari praktik curang.


“Sekolah bukan tempat untuk berbisnis, apalagi melalui pengadaan atau penerimaan siswa yang menyimpang. Jangan kotori amanah ini hanya demi keuntungan kecil,” ujarnya tegas.

Wali Kota juga menekankan bahwa integritas merupakan bagian dari harga diri yang tak bisa dibeli. Hal itu, katanya, harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Ia berharap Makassar bisa menjadi kota percontohan dalam membangun sistem pendidikan yang bersih, inklusif, dan berintegritas tinggi.

Komitmen tersebut, lanjutnya, tidak hanya berlaku di ruang kelas, tetapi juga dalam proses pengambilan kebijakan di tingkat birokrasi pendidikan.

Menurutnya, reformasi pendidikan harus dimulai dari sikap jujur dan transparan para pemimpinnya, termasuk kepala sekolah.


“Kalau pemimpinnya bersih, maka nilai-nilai itu akan turun ke siswa dan membentuk generasi masa depan yang kuat,” katanya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat budaya anti korupsi di sektor pendidikan.

Dengan kolaborasi semua pihak, Pemkot optimistis mampu mewujudkan sekolah sebagai tempat pembentukan karakter, bukan ajang mencari keuntungan pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *