Stadion Untia Diusulkan Jadi Pusat Olahraga Terpadu dengan Lintasan Drag Race

Stadion Untia Diusulkan Jadi Pusat Olahraga Terpadu dengan Lintasan Drag Race

Pemerintah Kota Makassar kini memprioritaskan pembangunan stadion baru di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya. Proyek ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Makassar yang turut mendorong agar stadion tidak hanya menjadi pusat kegiatan sepak bola, tetapi juga multifungsi bagi berbagai kegiatan olahraga dan komunitas.

Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menyampaikan dalam rapat monitoring dan evaluasi bahwa jalan akses menuju stadion sebaiknya dirancang agar juga bisa difungsikan sebagai lintasan drag race. Usulan ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap aspirasi komunitas otomotif di Makassar yang selama ini kekurangan fasilitas.

Ari menjelaskan bahwa lintasan drag race membutuhkan jalan lurus sekitar 500 meter dengan permukaan yang sesuai. Menurutnya, konsep ini sederhana dan tidak memerlukan anggaran besar, namun mampu memberikan nilai tambah signifikan bagi pengembangan infrastruktur olahraga kota.

Sebagai anggota Badan Anggaran, ia menekankan pentingnya pembangunan sirkuit drag race agar Makassar tidak terus bergantung pada fasilitas di luar kota. Selama ini, event otomotif berskala regional sering digelar di sirkuit Lanud Maros karena keterbatasan fasilitas lokal.

Ia juga menyoroti pentingnya Makassar, sebagai ibu kota provinsi, memiliki sarana otomotif yang memadai agar bisa menjadi tuan rumah berbagai kegiatan tanpa bergantung pada daerah tetangga. Menurutnya, hal ini penting bagi citra dan perkembangan sektor olahraga otomotif di Sulawesi Selatan.

Dengan panjang ideal 500 meter, lintasan drag race dinilai sangat mungkin diintegrasikan dengan akses stadion. Ari berharap sinergi ini bisa menjadi solusi efektif, efisien, dan sekaligus menjawab kebutuhan dua komunitas olahraga sekaligus: sepak bola dan otomotif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *